Beranda Sumut Sarmedi Sinaga Meninggal di dalam Keramba Jaring Apung

Sarmedi Sinaga Meninggal di dalam Keramba Jaring Apung

211
0
Korban saat disemayamkan di Puskesamas.
Loading...

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Sarmedi Sinaga, ditemukan tidak bernyawa didalam sebuah net Keramba Jaring Apung (KJA), di Perairan Danau Toba, diduga akibat sengatan petir, Jumat (12/7/2019), lalu, sekira pukul 16.30 WIB.

Hal itu dibenarkan salah satu warga, Candra Purba, ketika dikonfirmsi buktipers.com, Sabtu (13/7/2019).

Candra mengatakan, “pada sore itu mereka hendak pulang dari lokasi Keramba Jaring Apung yang ada di Kelurahan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horison, Kabupaten Simalungun, Sumateta Utara. Namun saat hendak pulang, salah satu temannya mencari keberadaan dari Sarmedi atau pak Marta (54),”katanya.

Dia juga menuturkan, sebelum meraka menuju darat, temannya itu masih melihat keberadaan sampan dayung milik Sarmedi.

Baca Juga!  Rampas Motor dan Uang Rp25 Juta, Pelaku Begal Ditembak Mati Polisi di Medan

Lalu, temannya itu pun bergegas kedaratan, dan langsung mencari Sarmedi. “Mencoba mencari pak Marta dengan menanya warga yang ada di daratan dan mengecek keretanya yang masih terparkir di tempat biasa. Lalu temannya itu mencoba menghubungi korban melalui telepon selulernya. Namun selulernya sudah tidak aktif lagi alias sudah di luar jangkauan. Dengan bunyi “nomor yang anda tuju sedang di luar jangkauan”, “jelasnya.

Keramba Jaring Apung milik korban.

Sehingga temannya itu mengerahkan warga sekitar untuk mencari korban, di lokasi Keramba Jaring Apung milik Sarmedi Sinaga.

Pencarian pun berlangsung selama sekitar 30 menit, hingga akhirnya korban ditemukan dengan keadaan tidak bernyawa, di dalam net Keramba Jaring Apung miliknya korban.

Baca Juga!  Lakalantas di Jalinsum Sibaganding, Satu Siswa Asal Porsea Tewas

Selanjutnya warga sekitar langsung membawa korban ke darat dan dibawa ke Puskesmas setempat, dengan menggunakan mobil. Sesampainya di Puskesmas, diketahui korban sudah meningga dunia.

Candra purba pun mengatakan, korban sudah berada di rumah duka dan akan dikebumikan pada hari Minggu besok (14/7/2019).

Namun sampai berita ini diturunkan ke redaksi, Muspika setempat belum bisa dimintai keterangan terkait kematian korban.

(Stg)

Loading...