Beranda Pendidikan Sat Narkoba Polres Kapuas Hulu Sosialisasikan Bahaya Narkoba Ke Mahasiswa Baru Polnep

Sat Narkoba Polres Kapuas Hulu Sosialisasikan Bahaya Narkoba Ke Mahasiswa Baru Polnep

131
0
Loading...

Buktipers.com – Kapuas Hulu (Kal-Bar)

KBO Sat Narkoba Polres Kapuas Hulu, IPDA Haryono memberikan penyuluhan kepada Mahasiswa baru PDD Polnep Kapuas Hulu tahun Akademik tahun 2018/2019 tentang Bahaya Narkoba di Kampus PDD Polnep Kapuas Hulu, Jum’at (14/9/2018) pukul 10.00 wib

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut antara lain yaitu Ketua Polnep Putussibau Safarudin, Pembantu Direktur, Ramli, Kasat Narkoba Polres Kapuas Hulu IPTU Suratno, SH, KBO Sat Narkoba Ipda Haryono dan dihadiri oleh 231 orang mahasiswa baru Polnep tahun Akademik 2018 / 2019.

Diungkapkan KBO Sat Narkoba Ipda Haryono bahwa penyuluhan ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan Narkoba terutama bagi mahasiswa baru Polnep Kapuas Hulu.

Kepada para mahasiswa, Ipda Haryono menerangkan, Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya. Narkoba secara etimologi berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti “kelenger”, hal yang bisa membuat seseorang tidak sadarkan diri (flay).

Baca Juga!  Dandim 0104/Atim Bekali Ilmu Pengatahuan Dan Pengalaman Kepada 120 Putra-Putri Prajurit.

“Sedangkan menurut UU Nomer 35 tahun 2009, narkoba adalah sejenis zat atau obat yang berasal dari tanamam atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan,” ujarnya.

Narkoba sendiri memliliki berbagai jenis, diantarnya adalah heroin, ganja dan sabu-sabu. Heroin adalah sejenis opioid alkalaoid atau sejenis obat-obatan yang dapat digunakan untuk mengontrol, mengendalikan atau menghilangkan rasa nyeri. Heroin memiliki efek samping bagi penggunanya yaitu dapat menimbulkan halusinasi yang berlebihan.

Sementara itu ganja adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun tanaman ini lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada biji buahnya. Zat ini dinamakan dengan tetrahidrokanabinol yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia yang berlebihan.

“Sedangkan sabu-sabu  adalah obat psikostimulansia dan simpatomimetik yang memliki efek samping bagi penggunanya seperti, hiperaktif, pupil melebar, kegelisahan, mulut kering, dan bahkan dapat mengakibatkan kematian,” papar IPDA Haryono.

Baca Juga!  Curah Hujan Tinggi : Polisi Cek Bantaran Sungai Rawan Banjir Dan Tanah Longsor

Narkoba juga mengandung berbagai zat seperti, stimulan, halusinogen, depresan dan zat adiktif. Zat stimulation, zat ini dapat membuat penggunanya lebih bertenaga untuk sementara waktu.

Kemudian zat halusinogen, zat ini dapat mengakibatkan penggunanya berhalusinasi dengan melihat hal/benda yang tidak ada menjadi ada contohnya adalah kokain Sementara itu zat depresan adalah zat yang dapat menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai akan merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tak sadarkan diri. “Sedangkan zat adiktif ialah zat  yang dapat membuat penggunanya menjadi kencanduan,” tegasnya.

Melihat kandungan yang terdapat di dalam narkoba, kata IPDA Haryono, itu sangat membahayakan apabila digunakan secara berlebihan. Selain syaraf-syaraf di dalam otak rusak, hal itu dapat membuat dehidrasi, hipotensi, hipertensi, kejang-kejang, serangan jantung, stroke, dan bahkan dapat membuat penggunanya kehilangan nyawa.

Baca Juga!  Polres Kapuas Hulu Ungkap Kasus Perjudian Di Dua TKP

“Akibat buruk lainnya bagi keadaan fisik pemakai narkoba adalah kehidupan sosial  rusak. Pribadi sang pemakai juga menjadi malas, susah bergaul, hyperaktif, kegelisahan yang berlebih dan akan di jauhi oleh masyarakat, agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba setiap individu harus meningkatkan iman kepada Allah SWT, kemudian pelajari tentang bahaya narkoba dan sibukan diri dengan hal-hal yang positif”, tutur Ipda Haryono.

Terakhir kami (Sat Narkoba Polres Kapuas Hulu, red) menghimbau dan mengharapkan khususnya kepada seluruh mahasiswa untuk tidak terpengaruh ataupun terjerumus dalam pusaran Narkoba baik sebagai pengguna atau pengedar barang haram tersebut.

“Mari kita belajar dengan sungguh-sungguh untuk membangun Kabupaten Kapuas Hulu yang kita cintai ini”, ujar Ipda Haryono. (Jaspian/Bayu/Red)

Loading...