Beranda Serba Serbi Satpol PP Layangkan Surat Pembongkaran Bangunan Liar Di GDC Depok

Satpol PP Layangkan Surat Pembongkaran Bangunan Liar Di GDC Depok

528
0
IMG-20180214-WA0103
Loading...

Buktipers.com – Depok (Jabar)

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok melayangkan surat perintah bongkar (SPB) kepada 32 pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik bangunan liar (bangli) di Jalan Boulevard Grand Depok City (GDC), Sukmajaya, tepatnya di depan Kantor PLN Area Kota Depok, Rabu (14/2/2018).

Ini artinya ke 32 PKL dan pemilik bangli, yang rinciannya adalah 16 lapak PKL dan 6 bangli, mesti membongkar sendiri bangunannya jika tidak ingin dibongkar paksa petugas Satpol PP Depok dalam waktu dekat.

Dilayangkannya surat perintah bongkar ini Rabu, terbilang cukup cepat karena surat peringatan (SP) ke 3 baru ke para PKL dan pemlik bangli di sana, baru dilayangkan Satpol PP Depok, pada Senin lalu.

Kepala Satpol PP Depok Yayan Arianto menuturkan cukup cepatnya surat perintah bongkar (SPB) yang dikeluarkannya, yakni hanya dua hari setelah SP ke 3, menunjukkan keseriusan pihaknya untuk menertibkan kawasan di sana.

Baca Juga!  Seorang Karyawati Diperkosa Pria Kenalan Usai Disuntik 'Vitamin'

Dimana pedestrian dan lahan terbuka di sana yang merupakan fasilitas publik sudah cukup lama dikuasai para PKL dan pedagang yang membuat bangunan liaruntuk tempat usaha mereka di sana.

“Sebab jika dibiarkan PKL dan bangli di sana akan semakin banyak dan menjamur,” kata Yayan.

Dengan dilayangkannya surat perintah bongkar tersebut, Yayan berharap para PKLdan pemilik bangli di sana, membongkar sendiri bangunan mereka mulai Rabu ini, sehingga Kamis (15/2/2018) besok kawasan itu sudah asri.

“Jika tidak, nantinya akan kami lakukan upaya bongkar paksa,” tambah Yayan.

Ia mengatakan sampai saat ini jumlah PKLdan bangli yang ada di sana adalah 32 buah. Yang terdiri dari 16 lapak PKL dan 6 bangli semi permanen. Jumlah ini kata Yayan, sebenarnya sudah jauh menyusut dibandingkan sebelumnya.

Baca Juga!  Pererat Silaturahmi, PHC. ID Lakukan Kunjungan Ke Tokoh Ulama

Menyusutnya jumlah PKL dan pemilik bangli di sana, kata Yayan terjadj saat Satpol PPDepok mulai mengeluarkan SP 1 dan SP 2 secara bertahap sejak sekitar dua bulan lalu
(Rico.sm/Red)

Loading...