Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Amankan 3 Orang Pelaku Tindak Pidana Narkotika

0
70
Foto ketiga tersangka dan barang bukti Narkotika yang diamankan Polres Labuhanbatu.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Satres Narkoba Polres Labuhanbatu yang dipimpin AKP Martulesi Sitepu, dan didampingi Kanit Lidik 2, Sujiwo Satrio, bersama personil Satres Narkoba berhasil mengamankan 3 orang pelaku tindak pidana Narkotika.

Dari ke 3 tersangka didapat barang bukti 6.214,34 gram daun ganja kering yang merupakan sisa dari 50 Kg ganja yang telah beredar di masyarakat.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti, melalui Kasubag Humas, AKP Murniati, menyampaikan terkait kinerja personil Satres Narkoba Polres Labuhanbatu dalam mengungkap jaringan narkotika golongan 1 tanaman jenis ganja dan menangkap tiga orang tersangka.

Pengungkapan diawali dengan penangkapan inisial KH alias Pak Khai (55), warga Jalan Padang Pasir, Kelurahan Ujung Bandar Rantauprapat dengan barang bukti sebelas paket plastik klip berisi sabu dengan berat 1,3 gram netto yang berada ditanganya.

Kemudian dikembangkan dan berhasil menangkap HM (40) saat sedang menimbang ganja di rumahnya, di Lingkungan Bandar Rejo, Kelurahan Ujung Bandar Rantauprapat dengan barang bukti satu plastik klip berisi sabu dengan berat 6,56 gram netto dan ganja dengan total berat 3.863 gram netto.

Selanjutnya dilakukan pengembangan kasus dan penyelidikan selama sepekan dan pada tanggal 10 Desember 2021 lalu, sekira pukul 21.00 WIB, dilakukan penggerebekan, di Jalan Durian, Lingkungan Imam Bonjol Rantauprapat dan berhasil menangkap tersangka SN (40) dan saat itu tersangka Roni baru tiba di rumahnya dan saat akan menutup pagar rumah yang dikontraknya dan selanjutnya dilakukan penggeledahan disaksikan Kepling setempat, Rajuan Harahap dan berhasil menyita 1 plastik transparan yang disimpan dalam tas merah berat 1942 gram yang ditemukan di kap mesin mobil Toyota Land Rover,1 boks streopom berisi ganja dengan berat 3200 gram, dan satu buah timbangan warna merah.

Dari keterangan tersangka Roni, bahwa pasokan ganja tersebut dikirim seseorang warga Aceh yang masih dalam penyelidikan.

Ganja itu diterima tersangka pada tanggal 4 Nopember 2021 lalu, sebanyak 50 Kg dengan harga  Rp 85.000.000 dengan harga per kilo Rp 1.700.000 dan ganja sudah beredar sebanyak 44 Kg lebih.

Adapun tersangka Roni, menjual Rp 2.000.000/Kg dan para tersangka ini sudah terlibat selam 3 bulan lebih.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu menghimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalah gunaan narkoba jenis apapun karena akan berdampak dalam kehidupan, penggunaan ganja atau marijuana atau cannabis sativa dapat merusak kesehatan otak yaitu mengganggu kemampuan berpikir, sulit berkonsentrasi, dan kesehatan paru – paru.

Dimana kandungan tar ganja tinggi sehingga dapat menyebabkan kanker paru, ujarnya.

Terhadap tersangka Pak Khai dijerat dengan Pasal 114 Sub 112 Ayat 1 UU dan tersangka Himpun dikenai Pasal 114 Sub 112 Ayat 2 dan Pasal 111 Ayat 2, serta tersangka Roni dijerat Pasal 114 Sub 111 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun penjara, tegas AKP Martulesi Sitepu.

 

(Syafii Harahap)