Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Bekuk Residivis Warga Martinus Lubis Pekan Lama

0
23
Pelaku saat diinterogasi petugas.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Walau sudah pernah dipenjara 1,5 tahun dalam kasus narkoba, UK alias KEM (38), bukannya berubah, malah meningkatkan kejahatannya sebagai pengedar narkoba jenis sabu-sabu.

Warga jalan Martinus Lubis Pekan Lama, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu ini, ditangkap pada hari Sabtu (13/11/2021), sekira pukul 16.30 WIB, di lingkungan Paindoan, Kecamatan Rantau Utara, di sekitar perkebunan kelapa sawit milik warga.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu membenarkan adanya penangkapan itu, Minggu (14/11/2021). “Tersangka KEM sudah lama menjadi target,”ujarnya.

Dijelaskannya, penangkapan tersangka, berdasarkan informasi dari masyarakat yang menyebutkan, di seputar jalan Martinus Lubis, Lingkungan Paindoan sering dijadikan tersangka sebagai tempat transaksi jual beli narkoba jenis sabu.

Mendapat informasi tersebut, Kasat Res Narkoba, AKP Martualesi Sitepu memerintahkan Kanit Idik I Sat Narkoba, IPDA Sarwedi Manurung dan team untuk melakukan penyelidikan. “Dari hasil penyelidikan, informasi itu benar,”ujarnya.

Selanjutnya, team melakukan under cover buy dengan cara menyamar sebagai pembeli narkotika jenis sabu.Tersangka tidak menyadari bahwa pembelinya adalah polisi satres narkoba.

”Saat mengantar narkoba, pelaku kemudian ditangkap tanpa sempat melakukan perlawanan, “papar AKP Martualesi Sitepu.

Dari tangan tersangka, ditemukan barang bukti berupa 2 (dua) bungkus plastik klip transparan berisikan kristal putih diduga narkotika jenis sabu seberat 1,39 gram brutto, uang sebanyak Rp.381.000 (tiga ratus delapan puluh satu ribu rupiah) hasil penjualan,1 (satu) pack plastik klip kosong,1(satu) unit timbangan elektrik dan 1(unit) handphone android merk oppo warna biru hitam.

Tersangka juga mengakui, dirinya sudah pernah dipidana dalam kasus yang sama pada tahun 2017 dan diberi sanksi hukuman dengan vonis 1,5 (empat) tahun penjara.

Pelaku UK alias KEM, ayah dari 1 orang anak ini menerangkan, dirinya mendapatkan barang haram itu dari seseorang yang berinisial B. Sayangnya, saat dilakukan pengembangan dengan mencoba menghubungi B melalui telepon, HP-nya sudah tidak aktif.

“Terhadap tersangka akan kita persangkakan melanggar pasal 114 ayat (1) Sub 112 ayat (1) dari Undang-undang no.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,”tegas Kasatres Narkoba Polres Labuhanbatu.

 

(Syafii Harahap)