Satu Bulan Air PDAM ‘Sekarat’ di Pinangsori

0
158
Kondisi pipa saluran air sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), di Pinangsori, di sekitaran Pinangbaru. (Foto/Job Purba)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Tapteng (Sumut)

Warga Kelurahan Pinangbaru, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), mengalami krisis air bersih.

Dampak kesulitan air bersih yang dirasakan ratusan kepala keluarga (KK), di wilayah ini, terjadi sejak layanan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) tidak pernah lagi terlihat.

Akibat kurangnya layanan perusahan milik daerah itu, warga sekitar kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga lingkungan VI, Kelurahan Pinangbaru, Kecamatan Pinangsori, boru Batubara mengatakan, jaringan air PDAM tak lagi mengalir ke pemukiman warga, sejak satu bulan belakangan ini.

Hal itu terjadi, karena pipa saluran sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), di Pinangsori ini kosong, di sekitaran Pinangbaru.

“Bayangkan sudah satu bulan, kita kesulitan air bersih. Padahal selama ini, kita hanya mengandalkan air dari PDAM, tapi sekarang sudah macet total,” kata ibu ini, Minggu  (26/5/2019).

Terhentinya pasokan air bersih ini, membuat warga harus menggunakan sisa air dari sumur, maupun anak sungai, di sekitaran pemukiman.

Warga mengambil air di sumur tetangga, karena di permukiman mereka tak memiliki sumber mata air yang memadai. Sementara kendala baru sering muncul, air sumur di rumah warga tidak bisa digunakan.

Sebab, air di lingkungan sekitar sudah agak bau, akibat jarang digunakan, ujarnya.

“Sumur di sini hanya bisa dimanfaatkan saat musim hujan. Kalau lagi kemarau, airnya berkarat dan aroma kurang sedap. Jangankan untuk minum dan masak, buat cuci aja tidak layak.

Untuk kebutuhan sehari-hari, sementara ini, kita terpaksa manfaatkan air dari ambilan pipa bocor maupun ke sungai arah Lukbon, dan tak jarang kita beli air galon dari depot pengisian, di pinggir jalan ,” ujarnya lagi.

Pipa saluran air milik PDAM yang bocor itu, berada di dalam saluran yang terletak di pinggir jalan, tepatnya di daerah Hutabuntul KM 32,5 Kelurahan Pinangsori, arah simpang tiga jalan Bandara.

Karena tak ada pilihan lain, ibu satu anak ini dan warga lainnya, harus jauh – jauh mengambil air untuk kebutuhan sehari hari.

Keluhan yang sama juga datang dari warga lainnya, Pak Pasaribu.

Dia juga mengaku, sudah beberapa bulan ini, warga di sana tidak mendapat suplai air bersih. Dan Sudah beberapa kali mencoba menghubugi petugas PDAM, namun tidak pernah ada jawaban pasti.

“Satu bulan ini kita selalu hungungi petugasnya. Namun kadang tidak diangkatlah Hp-nya, kadang sibuk lah.” ucapnya dengan nada kesal.

Dia mengaku, sudah sering mendatangi kantor pelayanan PDAM yang berada di depan Pasar Pinangsori, namun sayang, kantor tersebut tetap falam keadaan tertutup.

“Kita sudah datangi beberapa kali kantornya yang di depan pasar, namun sampai saat ini, kita tak pernah lihat lagi kantor itu buka.”katanya.

Dirut PDAM Mual Natio Tapteng, Puspa Sibuea, yang  dikonfirmasi, belum ada jawaban.

(Job Purba)