Satu Lagi Korban Mobil Taft Tenggelam di Sungai Wampu Ditemukan Tewas

0
248
Jasad Nurhayati korban Taft tenggelam di Desa Stungkit Dusun V Kecamatan Wampu ditemukan Tim Gabungan BPBD, SAR Medan di dekat jembatan Stabat, Minggu (20/1/2019). TRIBUN MEDAN/DEDY KURNIAWAN
Dijual Rumah

Buktipers.com – Langkat (Sumut)

Satu korban tragedi Taft Maut yang tenggelam di Sungai Wampu-Selayang Pulao berhasil ditemukan tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat, Tim SAR Medan, Tim Tagana.

Satu orang tenggelam ditemukan yakni Nurhayati dari total tujuh korban yang merupakan satu keluarga.

“Sudah dapat satu korbannya, satu atas nama Nurhayati di Jembatan Stabat. 100 meter dari jembatan tadi pukul tujuh. Langsung dibawa ke rumah duka,” kata Kasi Darurat BPBD Langkat, Sugiono, Minggu (20/1/2019)

Lokasi penemuan Nurhayati terbilang cukup jauh dari tenggelamnya Taft Maut di rakit penyeberangan Desa Stungkit Dusun V Kecamatan Wampu.

Sesuai prediksi sejak hari pertama kejadian (Jumat, 18/1/2019), bahwa Nurhayati dan Kliwon hilang terbawa arus deras.

“Jauh kali, cukup jauh dia kami temukan di jembatan Stabat. Dari Bukit Melintang ke Jembatan Stabat aja 4 Kilometer. Kalau dari lokasi kejadian ke jembatan Stabat kira-kira empat jam penyisiran, berapa kilo itu kira-kira ya. Saya rasa hampir 20 Kilometer ada,” ungkap Sugiono.

Tim gabungan menemukan Nurhayati pada pencarian hari ketiga, setelah menyusuri sungai dari Bukit Melintang ke arah bawah (Stabat).

Nurhayati ditemukab tak bernyawa mengambang 100 meter di dekat jembatan.

“Ini kami ke arah bawa jembatan Stabat lagi nyari satu korban lagi sampai arah ke Secanggang. Kalau gak ketemu nanti kami balik ke Stungkit,” pungkasnya.

Diketahui, kejadian naas mobil tergelincir dari atas rakit hingga tenggelam di aliran sungai Selayang Pulao-Stungkit Dusun V, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat menimpa satu keluarga terjebak dalam mobil Taft putih BK 1810 BC yang tenggelam.

Satu keluarga berjumlah tujuh orang, lima di antaranya telah dimakamkan pada Sabtu (19/1/2019).

Lima jenazah yang dikebumikan yakni Suyadi Kusmono (68) warga Dusun II Stungkit Kecamatan Wampu, Sarimen (90) warga Dusun 7 Bukit Tengah Stungkit Kecamatan Wampu, Sujoko Arta Winata (4) warga Dusun 2 Desa Stungkit Kecamatan Wampu, Riski (9) pelajar SD kelas 2 warga Dusun 7 Stungkit Kecamatan Wampu, dan April (4) warga Dusun 7 Stungkit Kecamatan Wampu.

Sumber : tribunnews.com