Sebut Anak Jadi Bodoh Karena Tak Bisa Belajar Malam, Warga Desak Pengadaan Penerangan

0
254
IMG-20171130-WA0023
Loading...

BuktiPers.Com – Tapteng (Sumut)

Di awali Menyanyikan lagu Indonesia Raya, Rapat Musyawarah Desa RKP Desa Toga basir Tahun Anggaran 2018 di buka oleh Kepala desa.

Tampak peserta musyawarah dari sejumlah kalangan, baik dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan para tamu yang datang dari Kacamatan Pinangsori Kabupaten Tapanuli Tengah di Aula Desa berkisar 70 orang. Dari Kamtibmas salah seorang personil Polsek Pinangsori, Babinsa Dari Koramil 04 Pinangsori Hadir M. Hutagalung dan Sarwedi, dan dari Pendamping desa dari kecamatan A.Simatupang Dan J.Marbun, ditambah mewakili Camat, Sekcam Luhut Dongoran.

Banyak keluhan dan pandangan pandangan serta saran yang di ajukan oleh para warga desa ini ,untuk penggunaan Dana Desa yang akan di rencanakan alokasinya untuk tahun 2018 nanti.

Hal yang menarik dalam musyawarah ini adalah banyak nya warga menginginkan pembuatan jalan dan perbaikan jalan yang rusak menuju desa. Sementara sekolompok warga dari dusun II desa ini, bersikeras untuk pengadaan Lampu Listrik atau penerangan di desa ini.
Warga ini sangat obsesi agar Dana desa tersebut di anggarkan untuk penerangan di desa itu.

Baca Juga!  Pecah Ban, Mini Bus Terbalik 4 Mahasiswa UIN Luka-Luka

“Saya dari Dusun II ini, mengajukan agar di kampung kita ini dibuatlah penerangan. Karena sudah puluhan tahun desa ini tak memiliki penerangan listrik. Dan mungkin desa kita inilah di Tapanuli Tengah ini yang belum teraliri listrik, kan? Bagaimana mau maju anak anak kita, atau mau pintar menjadi berpangkat nantinya, belajar saja tak pernah malam, hanya siang saja. Makanya kehidupan kita begini begini saja, tidak bisa maju mengikuti jaman.
Sementara jika malam, hanya belajar menggunakan lampu teplok, makanya anak anak jadi malas dan sudah tak jaman lagi, belum harga minyak tanah lebih mahal dai bensin Rp.13.000/liter di desa ini. Belum lagi hidung dan se isi rumah kita jadi hitam. Selain itu juga, ada lagi resiko kebakaran kalau angin datang. Makanya anak anak kami Bodoh bodoh di sekolah, apalagi kalau sudah tamat SD tak pernah bisa masuk SMP negeri di kecamatan sana,” ungkap J. Lumbantobing mewakili warga dusun Dua desa Toga Basir.

Baca Juga!  PC. Pemuda Panca Marga Kota Padangsidimpuan Siap Memenangkan pasangan "BERSINAR" 2018

Dan sontak tanggapan ini membuat ruangan tersebut jadi riuh dengan tepuk tangan dan banyak warga mengalunkan pendapat Bapak 3 anak ini. Banyak warga membenarkan ungkapan warga ini dan berharap Bisa menampung aspirasi mereka .Dan mereka berharap agar ini bisa menjadi prioritas di desa ini.

Kepala Desa Tiga Basir dalam hal ini menyatakan akan menampung seluruh aspirasi dan usulan dari warganya, berharap agar pihak pihak dari pendamping desa dapat mendampingi dan membawa usulan warga ini, hingga bisa terealisasi 2018 nanti.

“Iya, trimakasih buat saran bapak bapak dan selain kelanjutan pembangunan jalan desa kita dan pembukaan jalan di dusun satu, kita juga memperioritaskan pengadaan penerangan di desa ini,” ungkap Maranius Mendrofa (33) Kades setempat.

Baca Juga!  Sadis, Perkelahian Berdarah, 2 Orang Terluka

Musyawarah ini berlangsung kurang lebih 3 jam dan berakhir pada pukul 17.14 WIB, dengan keputusan bahwa rencana penggunaan dana desa untuk tahun 2018 adalah kelanjutan pembangunan jalan di dusun 3 dan pembukaan di dusun 1 serta pemberdayaan nanti akan di bahas selanjutnya. (JP/Red)

Loading...