Sebut Aparatur dan Penegak Hukum Tidak Disiplin, Oknum Pendamping Desa Menuai Kecaman

0
545
IMG-20171231-WA0011
Loading...

Bukti Pers – Paluta (Sumut)

Salah seorang pendamping Desa di Kecamatan Halonongan Timur menjadi buah bibir atas ucapan yang disampaikannya yang menyebutkan bahwa para aparatur dan penegak hukum di Indonesia tidak ada yang berdisiplin.

‘Sejak berdirinya Negara ini, Sulit kita dapati Aparatur dan Penegak Hukum yang disiplin, Saya berani Tanggung Jawab” Ungkap ES yabg meruoakan salah satu Pendamping Desa Di Kecamatan Halongonan Timur (Haltim) ketika di konfirmasi tentang seputar Sosialisasi UU Desa serta Peraturan Desa yang dilaksanakan oleh Kecamatan Haltim di Aula SMK YAPIM, Simpang Baragas, Desa Sihopuk Baru, Kecamatan HalTim, Kabupaten Padang Lawas Utara, Sabtu (30/12/2017).

Menanggapi Hal Tersebut Ketua DPD Lemkira Sumut Dewi Sartika Siregar SE mengatakan Perlu dikaji ulang Lagi Kapasitas dia sebagai Pendamping Desa. 

Baca Juga!  Polres Tapsel Gagalkan Transaksi 20 Kg Ganja

“Saya akan menyurati Kementrian Desa Kenapa beliau mengatakan seperti itu” ujarnya. 

Menurut Sartika Seharusnya dia lebih Fokus Tupoksinya sebagai pendamping Desa.

“Saya melihat sepertinya oknum pendamping Desa ini menutupi sesuatu sehingga dia kurang terbuka ketika para media meminta informasi” tutupnya. 

Terpisah  Ketua DPC LPP TIPIKOR RI  Akhiruddin Siregar ketika diminta komentarnya tentang hal ini langsung menghubungi Camat Haltim, namun Camat Haltim tidak bersedia dimintai keterangan tentang hal tersebut,

Tak lama berselang Akhir Mencoba menghubungi kordinator Tenaga Ahli namun beliau juga tidak dapat memberikan keterangan berhubung sedang diperjalanan, Tak lama beliau juga menghubungi Kapolsek Padang Bolak ingin berkordinasi tentang apa yang duucapkan oleh tentang pendamping Desa namun tidak dapat dihubungi sehingga beliau menyimpulkan Kalau memang seluruh Pendamping Desa yang mampu mengucapakan kalimat tersebut di depan beberapa wartawan,

Baca Juga!  Foto Fulgar Bersama Wanita Di Kamar Hotel Tersebar, Anggota DPRD Paluta Di Demo Mahasiswa

” Ya terserah Para Penegak Hukum lah mau dikemanakan Negara ini dengan Menempatkan tenaga Pendamping bagi masyarakat yang hancur moralnya”

Akhir Menambahkan ini pasti salah Kementrian Desa karena tidak menseleksi orang orang yang pantas menjadi Pendamping bagi masyarakat apa memang disengaja menempatkan yang tidak punya moral dan etika dalam berbicara. (Ls)

Loading...