Sejumlah Masyarakat Pardamean/Motung Sibisa Aksi Dukung Pembangunan BPODT dan Ingatkan Pihak yang Ingin Buat Onar

0
453
Sejumlah plang yang dipasang warga, mendukung program BPODT di wilayah Sibisa Kabupaten Toba Samosir.
Dijual Rumah

Tobasa, buktipers.com – Beredarnya informasi akan ada unjuk rasa, yang mengatasnamakan ‘Masyarakat  Peduli Sigapiton’, dengan ‘modus’ mendukung tuntutan Ibu – ibu Desa Sigapiton, Kecamatan Ajibata, kabupaten Toba Samosir.

Dan informasi yang dihimpun wartawan dari berbagai masyarakat, aksi itu akan dilakukan hari ini, Selasa (8/10/2019), di kawasan Jalan Aek Natolu Jaya, atau di kawasan Kaldera Toba.

Dan salah satu sumber yang dikonfirmasi buktipers.com, R Sirait (40), bahwa aksi itu kemungkinan akan dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB.

Disisi lain, mengentahui akan ada aksi yang mengatasnamakan ‘Masyarakat  Peduli Sigapiton’, dengan ‘modus’ mendukung tuntutan Ibu-ibu Desa Sigapiton, sejumlah warga di kawasan kaldera dan Desa Aek Natolu Jaya, langsung mengambil sikap.

Surat pemberitahuan akan ada unjuk rasa di kawasan Jalan Aek Natolu Jaya, atau di kawasan Kaldera Toba.

Warga tampak memasang sejumlah plang terbuat dari triplek yang bertuliskan, “KAMI MASYARAKAT DESA PARDAMEAN SIBISA MENDUKUNG PEMBANGUNAN BODT serta mendukung PROGRAM PEMERINTAH”.

Plang tersebut tampak dipasang di jalan masuk menuju kaldera atau Bandara Sibisa, di Aek Natolu.

Di tempat terpisah, sejumlah warga juga memasang plang, di pintu masuk menuju kawasan kaldera toba dengan bertuliskan, “kami masyarakat Desa Aek natolu Jaya mendukung pembangunan BODT program pemerintah dan kami masyarakat Aek Natolu Jaya, menolak demonstrasi yang ditunggangi oleh kepentingan sepihak oleh orang lain”.

Menanggapi aksi demonstrasi yang diduga digawangi oleh pihak lain ini, kepada awak media, R Sitorus menyampaikan, bahwa warga Aek Natolu akan menghadang mereka di sana, dan siapa saja yang melakukan keonaran di daerah Desa Aek Natolu, tempat mereka. Ini bukan panggung sandiwara, kami akan kerahkan massa sebanyak-banyaknya, dan kepada pihak Kepolisian dalam hal ini Polres Tobasa, supaya menangkap yang membuat onar di kampung ini. Sekaligus memeriksa KTP yang melakukan aksi, darimana saja mereka, bila perlu silahkan dites urine mereka, ujar Sitorus.

(Stg)