Selamatkan Anak Tersetrum saat Jemur Pakaian, Ibu di Simalungun Ikut Tewas

0
1
Petugas menunjukkan asal arus listrik pada jemuran pakaian yang menewaskan ibu dan anak di Simalungun. (ANTARA/Humas Polres Simalungun)
Dijual Rumah

Simalungun, buktipers.com  – Ibu dan anak tewas tersetrum listik saat menjemur pakaian di belakang rumahnya. Peristiwa ini terjadi di Dusun Huta Ganjang, Nagori Pardomuan Nauli, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, Senin (12/7/2021).

Identitas kedua korban yakni Purnama Silalahi (44) dan anaknya Sara Pardede (16). Mereka tewas akibat tersetrum aliran listrik di kawat jemuran.

Kapolsek Perdagangan AKP Josia mengatakan, keterangan dari petugas PLN Kerasaan, Zainal Lubis (38), sumber arus listrik berasal dari kabel terpotong pada ujung dan menyentuh seng yang terhubung langsung dengan kawat jemuran tersebut.

“Kedua korban meninggal akibat tersengat arus listrik,” ujarnya, Selasa (13/7/2021).

Menurutnya, polisi yang menerima informasi langsung datang ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti berupa kabel listrik berwarna putih panjang lebih kurang tiga meter.

Kemudian dua utas kawat jemuran berukuran sepanjang lebih kurang dua meter.

“Kedua jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk disemayamkan setelah menolak dilakukan visum. Suami korban Sahat Pardede (53) juga sudah menandatangani surat pernyataan penolakan,” katanya.

Keterangan saksi Brado Pardede (11) menceritakan, kakaknya Sara menjerit-jerit ketika menjemur pakaian di belakang rumah. Saat memegang tubuh kakaknya, dia merasakan ada sengatan listrik dan memberitahukan ibunya yang langsung berupaya menyelamatkan. Namun sang ibu ikut tersetrum dan tewas.

Brando menangis dan didengar warga bernama Kaudiman Nainggolan (69). Dia kemudian berusaha melepaskan kedua korban dari kawat jemuran yang beraliran listrik tersebut.  “Saksi melihat kedua korban sudah tergeletak di atas tanah dan menarik tangan Purnama sehingga terlepas dari kawat beraliran listrik,” ucapnya.

Bidan desa setempat Nurmita boru Sitinjak (52) mengungkapkan, hasil visum luar korban Sara mengalami luka bakar sengatan listrik di bagian tangan kanan. Sementara korban Purnama mengalami luka bakar sengatan listrik di bagian tangan kiri dan tangan kanan.

 

Sumber : iNews.id