Semarakkan HUT RI Ke – 75, FAJI Sumut Gelar Arung Jeram di Sungai Buaya Silinda

0
24
Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Ir. H. Soekirman, mengikuti arung jeram, dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-75, di aliran Sungai Buaya, Desa Kulasar, Kecamatan Silinda, Selasa (18/8/2020).

Sergai, buktipers.com – Meskipun Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumatera Utara (Sumut), jarang mengadakan event, namun prestasinya dapat dibanggakan, dengan menempati rangking 4 secara nasional.

FAJI Sumut juga kerap mengikuti festival arung jeram, baik yang berskala nasional, maupun internasional seperti, festival di Doha Qatar, pada tahun 2016 dan festival  Arung Jeram Internasional di Jepang untuk zona Asia Pasifik, pada tahun 2017 lalu, kata Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Ir. H. Soekirman, disela-sela kegiatan arung jeram, dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-75, di aliran Sungai Buaya, Desa Kulasar, Kecamatan Silinda, Selasa (18/8/2020).

Hadir juga Ketua Harian FAJI Sumut, Drs Joni Walker Manik, MM, Sekretaris FAJI Sumut, Elwin Reza Pahlevi, Kadis Poraparbud, Sudarno, S.Sos, Kaban Kesbangpol, Drs. Purba Siregar, Ketua FAJI Deli Serdang, Dharma Syahputra Purba, Ketua KONI Sergai, Aspul Lubis, Camat Silinda, Esdin Damanik, Muspika, jajaran Dinas Pendidikan, serta para Kepala Desa.

Bupati Sergai yang juga menjabat sebagai Ketua FAJI Sumut, menyebutkan, bahwa arung jeram bukan hanya olahraga rekreasi, maupun olahraga prestasi, melainkan juga diisi orang-orang yang memiliki rasa nasionalisme dan cinta tanah air yang tinggi.

“Olahraga arung jeram tidak dapat dilakukan seorang diri, tetapi harus dilaksanakan dengan mengandalkan kerjasama tim. Oleh sebab itu, kita harus satu untuk semua dan semua untuk satu, dengan satu tujuan yaitu melakukan peningkatan prestasi FAJI Sumut agar lebih baik lagi ke depannya,” kata Bupati.

Bupati mengatakan, bahwa orang yang cinta sungai pasti cinta pohon di hutan dan kelestarian lingkungan alam sekitarnya.

“Kepada pemerintah desa dan warga setempat, mari kita jaga kelestarian dan menata lingkungan Sungai Buaya, agar dapat menjadi pesona wisata air di Sergai. Jika Sungai Buaya ini ditata dan dikelola dengan baik menjadi lokasi wisata air, maka akan dapat meningkatkan pendapatan pemerintah desa dan masyarakat setempat,” pungkas Bupati.

Dikesempatan yang sama, Ketua Harian FAJI Sumut sekaligus Ketua FAJI Sergai, Drs. Joni Walker Manik, MM, mengapresiasi  seluruh elemen FAJI Sumut yang telah menyiapkan rangkaian kegiatan, sehingga dapat terlaksana dengan baik. Kegiatan ini sebagai rasa syukur atas peringatan HUT RI ke-75. Sebagai garda terdepan, FAJI Sumut ikut bertanggung jawab dalam mengembangkan potensi wisata alam yang ada di Sumut, khususnya di Sergai, katanya.

” Setelah sebelumnya kita hanya mengenal satu track arung jeram di aliran Sungai Bah Bolon Kecamatan Sipispis, hari ini kita mencoba mengenalkan sekaligus menjajal track arung jeram di aliran Sungai Buaya ini. Semoga kebersamaan dan kekompakan yang telah kita bina selama ini dapat terus ditingkatkan prestasi FAJI Sumut,” sebutnya.

Pada kegiatan tersebut, Bupati Soekirman beserta rombongan, melepas dan mengikuti pengarungan 17 Perahu Karet dengan total 102 penumpang, melepaskan 8 ekor burung Merpati, serta menaburkan 2.020 ekor bibit ikan jurung, nila dan mas, di aliran sungai Buaya, sebagai ungkapan syukur HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 sesuai tanggal, bulan dan tahunnya yaitu 17 perahu, 8 ekor merpati, dan 2020 ekor bibit ikan.

 

(ML.hrp/Rls)