Sempat Buron, “Iwan Lecit” Pelaku Curas Berhasil Diciduk Polsek Perbaungan

0
8
Foto tersangka diapit petugas.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Polsek Perbaungan kembali berhasil meringkus tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) yang kerap beraksi, di sejumlah TKP.

Pelaku yang dikenal cukup tengik itu adalah Iwan Kurniawan alias Iwan Lecit (21), penduduk Linkungan XI, Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai.

Dia diringkus setelah dilaporkan korbannya, dalam kasus pencurian dengan kekerasan, sesuai LP/182/IX/2017/SU/Sek Perbaungan, Kamis,  28 September 2017.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang di dampingi Kapolsek Perbaungan, AKP Viktor Simanjuntak, kepada wartawan, Minggu (1/11/2020) mengatakan, bahwa pada hari Kamis,28 September 2017, lalu, sekitar pukul 00.30 WIB, yaitu saat korban Deni Efendi Markus Tamba (29), sedang melaksanakan tugas jaga malam rutin, sebagai honorer di Satpol PP Sergai, bersama rekannya, H. Erwin Simangunsong, di Perumahan Dinas Replika, Kelurahan Melati Kebun, Kecamatan Pegajahan.

Saat itu, saksi Erwin sudah tertidur, berjarak 1,5 meter dari korban.

Dan tiba-tiba, korban mendengar suara, seperti bunyi cagak sepeda motor digeser.

Mendengar hal tersebut, korban yang saat itu sedang asik bermain game handphonenya, melihat ke arah luar sambil berkata ” woi..siapa itu..?” dan melihat tersangka sedang menggeser sepeda motor miliknya yang terparkir, di depan rumah Dinas Replika.

Melihat tersangka mendorong sepeda motornya, korban mengejar pelaku dan keluar dari dalam rumah dinas.

Namun tersangka yang melihat korban mengejarnya, langsung menjatuhkan sepeda motor yang digesernya dan mengejar korban, sambil menyerang korban ke dalam rumah dinas.

Setelah sampai di dalam rumah, saksi yang mendengar suara gaduh terbangun dan sempat dibacok tersangka, namun korban dapat mengelak dan kemudian lari ke luar rumah dinas.

Sementara korban mengambil alat yang ada di dalam rumah, namun karena panik, korban sempat mengambil rice cooker dan melemparkannya kepada tersangka, sehingga mengenai dada tersangka.

Mendapatkan perlawanan dari korban, tersangka langsung membacokkan sebilah parang yang dipegangnya, sehingga mengenai tangan kanan korban.

Tak mau konyol, korban mendorong tersangka, sehingga tersangka terjatuh dalam kesempatan itulah yang dimanfaatkan oleh korban untuk keluar dari dalam rumah dinas replika.

Saat keluar dari dalam rumah dinas tersebut, korban sempat terjatuh dan dikejar kembali oleh tersangka.

Dan saat korban terjatuh, tersangka kembali mengayunkan parang yang dipegangnya ke arah korban, sehingga mengenai kepala dan lengan atas korban.

Korban berusaha berlari untuk menghindari tersangka, sambil meraih sesuatu untuk digunakan melawan tersangka, namun tidak menemukan benda yang dapat membantunya melawan tersangka. Sehingga korban mengambil inisiatif melarikan diri ke kota Perbaungan. Dia lari memanjat tembok pagar komplek replika. Dan saat korban memanjat, di situlah tersangka mengayunkan parang yang dipegangnya ke punggung korban beberapa kali dan korban pun dapat melompati tembok menghindari tersangka.

Melihat korban terjatuh di balik tembok, tersangka sèmpat bertanya  kepada korban dengan mengatakan “dimana kunci kreta ini,…mari sini..nanti kumatikan kau ya…”.

Namun korban sambil menahan kesakitan, pergi meninggalkan tersangka.

Beberapa saat, rekannya Erwin Simangunsong, meneriaki tersangka, dan tersangka pun pergi meninggalkan korban dan saksi.

Kemudian saksi menolong korban dan menghubungi teman saksi dan membawa ke RSU Melati.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka bacokan dan luka di beberapa bagian tubuh korban, sehingga ibu korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Perbaungan dengan membuat Laporan Polisi resmi.

Kemudian dari hasil penyelidikan, belakangan diketahui, pelaku bernama Iwan Kurniawan alias Iwan Lecit dan team opsnal melakukan pengejaran di rumah kakak tersangka, di daerah Kabupaten Batu Bara.

Namun saat team opsnal sampai di rumah kakak tersangka dapat keterangan, bahwa Iwan Lecit sudah berangkat ke Aceh Tamiang ke rumah kakak sepupu tersangka.

Berbekal informasi tersebut, kemudian dilakukan pengejaran, namun tersangka sama sekali tidak ada datang ke rumah sepupu tersangka.

Kemudian berdasarkan informasi yang layak dipercaya, didapat informasi, bahwa tersangka sudah kembali dari pelariannya dan sering melakukan pencurian, di seputaran Desa Bengkel hingga Desa Sei Sijenggi.

Dan berkat kerjasama yang baik, pada hari Jumat (23/10/2020) sekitar pukul 19.30 WIB, diperoleh informasi, kalau tersangka saat itu sedang melakukan pencurian buah tandan sawit dan berhasil diamankan, beserta 1 (satu) unit becak bermotor dan alat egrek milik tersangka.

Kemudian tersangka serta barang bukti diamankan ke Polsek Perbaungan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dari hasil interogasi, tersangka mengakui perbuatannya dan mengaku barang bukti sebilah parang yang dipakainya, di buang ke Sungai Tontong, Kelurahan Tualang.

“Tersangka dijerat pasal 365 dari KUHPidana dengan acaman hukuman maksimal 12 tahun penjara,”pungkas Kapolres.

 

(ML.hrp)