Sempat Diduga Berisi BOM, Dua Tas Temuan Warga Teryata Berisi 30 Kg Ganja

0
386
Dijual Rumah

Buktipers.com – Aceh Timur (Aceh)

Anggota Koramil 07/Julok (Jlk) Kodim 0104/Aceh Timur (Atim) Lettu Inf Hariono bersama Polsek Julok amankan 2 (Dua) Tas Kover warna hitam dan merah yang diduga warga sekitar berisi Bom sengaja ditinggalkan oleh pemiliknya ternyata berisikan Narkoba Jenis Ganja bertempat dibelakang Masjid Baitul Ikram Desa Kuala Geulumpang, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (26-07-2018).

Danramil 07/ Jlk menerangkan prihal Konologis kejadian penemuan 2 tes Kover sekira Pukul 07.15 Wib Kepala Desa Kuala Geulumpang (Abdullah Hamzah) mendapatkan laporan dari Nurdin (50).

Bahwa ada 2 ( Dua ) tas kover warna merah dan hitam dibelakang Masjid Baitul Ikram yang mencurigakan. Karena Kepala Desa merasa takut bahwa benda tersebut dikhawatirkan adalah bom atau bahan peledak, maka Kepala Desa langsung menelfon Danramil setempat.

Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Inf Muhammad Iqbal Lubis begitu mendapatkan laporan tersebut langsung memberikan perintah kepada Danramil untuk berkoordinasi dengan Polsek Julok guna mengamankan barang tersebut, takutnya 2 (Dua) tas kover tersebut memang betul berisi bom atau bahan peledak lainnya”,tegas Dandim.

Setelah Danramil berkoordinasi dengan Kapolsek Julok (Ipda Eko Hadianto. SH), langsung menerjunkan anggota koramil 07/Jlk Sertu Jamlis dan Kopda Zarkasi beserta Anggota Polsek Julok untuk mengecek kelokasi tempat Tas Kover yang diduga bom dan mengamankan barang tersebut.

Pada pukul 08.05 Wib kedua Tas Kover tersebut dibawa ke Polsek Julok untuk diamankan dan selanjutnya diperiksa, sesampainya di Polsek Julok, Kapolsek Julok, Babinsa dan Babinkamtibmas disaksikan oleh Kepala Desa Kuala Geulumpang, Tas Kover tersebut dibuka ternyata isinya adalah narkoba berjenis ganja. Diperkirakan ganja siap edar tersebut sejumlah 30 paket yang sudah dipress, dengan berat ± 30 kg.

Danramil menambahkan saat ini ganja tersebut telah diamankan di Polsek Julok sebagai barang bukti dan akan dilakukan pengembangan selanjutnya guna untuk mengetahui siapa pemilik ganja tersebut, tutup Danramil.[Afrizal]