Sempat DPO, Pelaku Pencabulan Anak 1,5 Tahun Menyerahkan Diri

0
1
Foto pelaku cabul yang ditahan Polres Sergai.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Pelaku pencabulan anak, berinisial R,  warga Desa Pematang Panjang, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai. Sumatera Utara, akhirnya ditahan di Polres Sergai, setelah menyerahkan diri.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kasatreskrim Polres Sergai, AKP Deny Indrawan Lubis, membenarkan, bahwa pelaku sudah diamankan.

“Pelaku sempat melarikan diri (DPO). Alhasil pada Sabtu (7/8/2021) malam, pelaku diserahkan pihak keluarga ke Polres Sergai,” ujar Deny, Senin (9/8/2021).

Sementara itu, ayah korban berinisial KH, bersyukur, bahwa pelaku sudah berhasil diamankan polisi. Dan meminta, pelaku dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Alhamdulillah, saya dapat kabar sudah ditahan. Saya berharap pelaku diberikan hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku,” ujar KH.

Sementara itu diberitakan sebelumnya, nasib malang dialami seorang anak perempuan yang masih berusia 1,5 tahun, berinisial NH. Pasalnya, ia menjadi korban pencabulan yang terjadi, pada Senin (12/7/2021), sekitar pukul 08.30 WIB.

“Ini cerita awalnya, mertua saya buat kue di dapur. Anak saya bermain sama abangnya di ruang tamu, datanglah si pelaku. Pelaku kan sering ke rumah mertua bang, karena sering antar tabung gas,”ujar KH, ayah korban, Kamis (15/7/2021).

Sambung KH, tak lama pelaku tiba di rumah korban, pelaku  menggendong korban.

“Anak saya digendonglah sama si pelaku ini bang. Biasanya kalau saya di rumah, asal digendong, si korban ini nangis bang. Jadi datanglah mertua saya ini,” ujar KH.

“Anak saya ini merasa ketakutan gitu bang. Rupanya gak lama mertua saya melihat anak saya tadi, udah berdarah kelaminnya,” sambungnya.

Jadi, karena merasa terkejut, KH langsung menanyai sejumlah pertanyaan kepada pelaku.

“Kau apain? Tanggung jawab kau itu. Kau bawa berobat. Gak lama datang adik ipar saya bang. Itulah dibawa Rumah Sakit Grand Medistra sama pelaku dan mamaknya. Cuma alasan mereka rumah sakit tutup. Karena katanya tutup, dibawa berobat desa ajalah bang,” ucap KH.

Saat disinggung, apakah pelaku sudah dilaporkan ke polisi atas perbuatan yang dilakukannya, KH menjelaskan, sudah dilaporkan ke Polsek Pantai Cermin. Namun tak lama, pelaku dibebaskan oleh ayah kandungnya karena alasan sudah berdamai.

“Yang melaporkan adik ipar saya yang laki-laki. Di laporkanlah ke Polsek Pantai Cermin bang. Pelaku sempat ditahan di Polsek Pantai Cermin, tapi ayah si pelaku membebaskannya, alasannya sudah berdamai kata ayah pelaku. Padahal nyatanya tidak ada berdamai,” ujar KH.

Merasa tak terima, KH pun akhirnya melaporkan ke Polres Serdang Berdagai (Sergai) untuk ditindaklanjuti.

“Saya bawa anak saya ke Polres tanggal 13 Juli 2021), sampai di Polres dilihat sama polisinya, kelamin anak saya bang, berdarah. Kemudian disuruh pihak polisi ke rumah sakit. Permohonan saya, segeralah bang ditindak lanjuti pelaku ini bang,” tutup KH.

 

(ML.hrp)