Sengketa Pilkada Labuhanbatu 2020, MK Putuskan 9 TPS Pemilihan Suara Ulang

0
82
Gedung Mahkamah Konstitusi.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menjawab pertanyaan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), melalui sidang gugatan sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilkada Labuhanbatu 2021, Senin (22/3/2021).

Mahkamah Konstitusi melalui aplikasi Youtube, Senin, sekitar pukul 13.00 WIB, menyimpulkan, 9 TPS di Kabupaten Labuhanbatu, dinyatakan Pemilihan Suara Ulang (PSU) yaitu di Kelurahan Bakaran Batu, Siringoringo, Kecamatan Rantau Utara, Rantau Selatan dan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir.

“Melaksanakan pemilihan suara ulang di TPS, dengan tenggat waktu 30 hari sejak putusan ini dibacakan,”ucap Majelis Hakim MK.

Perlu diketahui, pada Pilkada Labuhanbatu, paslon nomor urut 2, Erik Adtrada Ritonga-Hj Ellya Rosa Siregar (Era) menggugat kemenangan pasangan nomor urut 3, Andi Suhaimi Dalimunthe-Faizal Amri Siregar (ASRI) ke MK.

Perolehan berdasarkan hasil rekap 9 kecamatan di tingkat KPU, jalan WR Supratman nomor 52 Rantauprapat, Rabu (16/12/2020), sekitar pukul 22.37 WIB lalu, paslon nomor urut 3, memperoleh suara 88.130, sedangkan paslon nomor urut 2 meraih suara sebanyak 87.292 atau selisih 838 suara.

Kemudian, Era menggugat KPU Labuhanbatu ke MK karena paslon nomor urut 2 menduga, ada kejanggalan dalam proses Pilkada Labuhanbatu, pada 9 Desember tahun 2020 yang lalu.

 

(Syafii Harahap)