Setahun Dipimpin Irjen Pol Martuani, Polda Sumut Sita Sabu 800 Kg, Tembak Mati 31 Bandar

0
2
Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin. (Foto: ANTARA/HO)
Dijual Rumah

Medan, buktipers.com – Irjen Pol Martuani Sormin telah memimpin Polda Sumatra Utara (Sumut) hampir setahun. Selama kepemimpinannya, Polda Sumut telah mengamankan 800 kilogram (Kg) sabu dan menembak mati 31 bandar narkoba.

Selain sabu, ganja belasan ton dan ribuan butir pil ekstasi tercatat disita dalam serangkaian pengungkapan kasus. Sebagian besar, narkoba ini akan diedarkan di wilayah Sumut dan ada yang hendak dibawa keluar provinsi.

Kapolda mengatakan, Direktorat Narkoba Polda Sumut yang dipimpin Kombes Pol Robert Da Costa berhasil menangkap ratusan pelaku kejahatan narkoba dan memperoleh peringkat dua dalam pengungkapan kasus di seluruh Indonesia.

“Kita amat bangga kerja sama Ditresnarkoba Polda Sumut dan jajaran dalam pengungkapan kejahatan narkoba. Hal itu dibuktikan dengan torehan peringkat kedua dalam pengungkapan kasus narkoba di seluruh Polda di Indonesia,” ujar Martuani didampingi Dirresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Robert Da Costa, Kabid Humas Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja dan para PJU Polda Sumut, Rabu (28/12/2020).

Jenderal bintang dua itu mengatakan, dengan keberhasilan mengungkap jaringan narkoba, Kombes Robert Da Costa mendapat penghargaan Kapolri berupa jalur khusus mengikuti Sespimti untuk mendapat jenjang jenderal.

“Saya bangga dengan kinerja Direktorat Narkoba Polda Sumut dan jajaran. Ini merupakan prestasi luar biasa. Yang paling membanggakan keberhasilan itu berkat galangan yang dilakukan kepada masyarakat. Keberhasilan itu juga tidak membuat personel terlena tetapi terus bekerja dan bekerja,” ucapnya.

Putra kelahiran Lobusonak Desa Lumban Sormin Kecamatan Pangaribuan, Kabupaten Tapanuli Utara itu menyebutkan, salah satu target selama menjabat sebagai Kapolda Sumut yakni memberantas narkoba, selain itu kasus perjudian togel dan lainnya.

“Begitu saya diberi amanah sebagai Kapolda Sumut, Kapolri dengan tegas mengatakan harus membasmi narkoba dan judi dari Sumut maka dari itu saya menyatakan tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan di Sumatera Utara,” katanya. Martuani mengungkapkan, sebagai putra daerah terasa malu jika Sumut masih disebut istilah ‘Ini Medan Bung’.

“Saya juga tegaskan anggota polisi yang coba-coba terlibat narkoba, tembak saja,” kata Mantan Kadiv Propam Mabes Polri tersebut.

Dia mengatakan, selama kepemimpinannya, polisi yang melakukan pelanggaran diberi hukuman moral dengan mengenakan pakaian khusus dan diarak mengelilingi Mapolda. Mereka akan memasuki ruangan-ruangan dengan mengatakan ‘Kami polisi nakal jangan tiru seperti kami’.

“Selama menjadi Kapolda di Papua dan di Sumut ini saya lakukan hal itu sebagai hukuman tambahan. Hukuman moral itu sangat efisien untuk membuat efek jera ditambah lagi hukuman badan,” ucapnya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar bersama-sama memerangi narkoba. Sebab saat ini Indonesia sudah darurat narkoba.

“Khusus Sumatra Utara, bukan lagi hanya transit (jalur) tetapi sudah menjadi daerah yang empuk mengedarkan narkoba. Oleh karena itu, musuh utama kita narkoba harus dibasmi. Mari sama-sama memerangi narkoba,” ujar Martuani.

 

Sumber : iNews.id