Beranda Lintas Provinsi Sidang Isbat Nikah, Ini Penjelasan Kadisdukcapil Kapuas Hulu

Sidang Isbat Nikah, Ini Penjelasan Kadisdukcapil Kapuas Hulu

57
0
Foto bersama usai sidang isbat nikah, di gedung MABM, Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu (4/12/2019).

Kapuas Hulu, buktipers.com – Pemkab Kapuas Hulu, bekerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Pengadilan Agama (PA), mengelar sidang isbat nikah untuk masyarakat yang ada di kabupaten Kapuas Hulu.

Sidang isbat nikah itu, dipusatkan di gedung MABM, Kelurahan Kedamin Hilir, Kecamatan Putussibau Selatan, Rabu (4/12/2019).

Dalam sidang isbat nikah, ada 37 Pasangan Suami Istri (Pasutri) yang disahkan pernikahannya. Sedangkan jumlah peserta muslim yang ikut isbat nikah dan pencatatan perkawinan dua kecamatan, yaitu di Putussibau Selatan 20 pasangan, dan Putussibau Utara 17 pasangan.

“Untuk agama Katolik ada 55 pasangan,”kata Usmandi, Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Kapuas Hulu.

Dikatakan Usmandi, pencatatan perkawinan merupakan amanat dari dalam perundang-undangan. “Dimana setiap perkawinan wajib dicatat sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” tuturnya

Baca Juga!  20 Ton Gaharu Mau Dimusnahkan, Ini Penjelasan Kejari Kapuas Hulu

Ia menjelaskan, di semester 1 tahun 2019, jumlah masyarakat muslim Kapuas Hulu yang sudah melakukan perkawinan sebanyak 79.781 orang. “Sudah tercatat nikahnya ada 33.290 orang. Artinya ada 46.491 orang belum tercatat nikahnya,” jelas Usmandi.

Sambungnya lagi, masyarakat Kristen yang sudah menikah ada 10.941 orang, dan tercatat perkawinannya sebanyak 3. 771 orang. Sedangkan yang belum tercatat yaitu 7.170 orang. Kemudian, masyarakat Katolik yang menikah sebanyak  39. 912 orang, dan sudah tercatat nikahnya 12. 953 orang, dan tidak tercatat ada 26. 959 orang, tambahnya.

“Kalau agama Hindu yang sudah kawin ada 13 orang, tercatat 2 orang, tidak tercatat 13 orang. Sedangkan masyarakat dari agama Budha yang sudah menikah di Kapuas Hulu sebanyak 129 orang, tercatat nikahnya 43 orang, dan tidak tercatat 86 orang. Untuk agama Konghucu nikah 181 orang, tercatat 69 orang dan tidak tercatat 112 orang,” ujarnya.

Baca Juga!  Apes, Uang Rp 200 Juta Milik Caleg Gerindra Diembat Rampok

Ditambahkan Usmandi, sebanyak 61, 73 persen perkawinan di Kapuas Hulu, belum tercatat. Oleh karena itu, Pemda Kapuas Hulu bersama pihak-pihak terkait melaksanakan sidang isbat nikah dan pencatatan perkawinan, di dua kecamatan, yaitu Putussibau Selatan dan Putussibau Utara, katanya.

Jadi tujuan dari kegiatan ini, kata Usmandi, yaitu mempercepat proses status perkawinan, perubahan status anak, dan terbangunya date base kependudukan yang akurat, guna menuju Kapuas Hulu satu data.

(Bayu)

Loading...