Sikapi Bangkai Ikan di Dasar Danau Toba, DPP Horas Bangso Batak dan YPDT Datangi Poldasu

0
286
Ketua DPP Horas Bangso Batak, Lamsiang Sitompul dan tim dari Yayasan Peduli Danau Toba (YPDT), yang terdiri dari Tim Advokasi, Robert Paruhuman Siahaan SH, Deka Saragih SH MH, dan dari Pengurus YPDT Sumut, Halomoan Tobing, Jamidin Manurung, Robert Sirait dan Thamrin Siahaan, menyambangi markas Polda Sumatera Utara (Poldasu).
Dijual Rumah

Buktipers.com – Medan (Sumut)

Menyikapi penemuan karung berisi batu dan bangkai ikan di dasar  Danau Toba, di  Desa Sirungkongon Tobasa,  Ketua DPP Horas Bangso Batak, Lamsiang Sitompul dan tim dari Yayasan Peduli  Danau Toba   (YPDT), yang terdiri dari Tim Advokasi, Robert Paruhuman Siahaan SH, Deka Saragih SH MH, dan dari Pengurus YPDT Sumut, Halomoan Tobing, Jamidin Manurung, Robert Sirait dan Thamrin Siahaan, menyambangi markas Polda Sumatera Utara (Poldasu).

Rombongan diterima Kasubdit Tipiter Polda Sumut, AKBP Herzoni Saragih dan Kanit 3 Tipiter, Kompol Wira, Senin (28/1/2018), lalu.

Dalam pertemuan tersebut, diperoleh penjelasan antara lain :

1.Bahwa kasus penemuan bangkai ikan di dasar Danau Toba itu sudah ditangani oleh pihak Polres Tobasa. Dan tim dari Polda Sumatera Utara setelah mendengar berita tersebut, sudah menurunkan tim ke Tobasa, namun karena masalah tersebut sudah ditangani Polres Tobasa, maka penyidikannya ditangani oleh Polres Tobasa. Sample air Danau Toba dan bangkai ikan sudah dikirim untuk diuji di laboratorium.

2.Terkait  laporan dari YPDT LP No 706 /VII/2017 Bareskrim yang dilaporkan ke Bareskrim Polri dan dilimpahkan ke Polda Sumut, sedang ditangani oleh Unit 3 Subdit Titipiter Polda Sumut. Dan Kanit 3 Tipiter, Kompol Wira, berjanji akan segera memberikan Surat Pemberitahuan Hasil Penyidikan.

Ketua DPP HBB dan tim dari YPDT dalam pertemuan tersebut, meminta Polda Sumut agar benar-benar serius menangani masalah tersebut, karena pencemaran Danau Toba sudah sangat parah.

Pencemaran Danau Toba bukan saja mengancam parawisata,  namun juga mengancam nyawa manusia, karena air Danau Toba dikonsumsi oleh masyarakat sekitar danau itu.

Sebagaimana diketahui, bahwa Danau Toba sudah tercemar logam berat, antara lain, karena sisa pakan ikan yang terbuang dan menumpuk di dasar Danau Toba.

Bahkan yang paling ironis di dasar Danau Toba banyak ditemukan sampah yang sengaja dibuang oleh pihak -pihak yang tidak bertanggung jawab.

Di akhir pertemuan,  DPP Horas Bangso Batak dan tim dari YPDT, meminta kepada seluruh masyarakat yang peduli dengan Danau Toba agar turut mendukung  Danau Toba, benar-benar bersih dari pencemaran limbah. (Stg)