Simpan Sabu Dalam Kotak Rokok, Ayen Dan Agus Ditangkap

0
982
WhatsApp-Image-2017-08-10-at-12.29.19-750×375

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Wijaya Husein alias Ayen (22), warga Jln. Bangau, Lingk III, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis dan Agus Sanjaya alias Agus (31) warga Jln. Senangin No. 28 D, Kelurahan Badak Bejuang, Kecamatan Tebing Tinggi, ditangkap Polisi dari Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi, Jumat ( 4/8/2017) di Jln. Sutomo, Kelurahan Tebing Tinggi Lama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota.

Kedua pelaku ditangkap Polisi karena menyimpan sabu seberat 0,06 gram beserta alat hisap sabu berupa satu buah kaca pirex yang disimpan di dalam kotak rokok marlboro.

Informasi yang didapat wartawan di Mapolres Tebing Tinggi, Jumat (11/8/2017) sekira jam 12.00 WIB, melalui Kasubag Himas Polres Tebing Tinggi AKP MT Sagala didampinggi Kanit Narkoba Iptu W. Silitongga menjelaskan kronologis penangkapan kedua tersangka.

Sebelumnya Petugas Sat Narkoba mendapat informasi bahwa di Jln. Sutomo ada pria yang memiliki narkoba. Oleh Petugas kemudian mendatangi lokasi yang tepatnya berada di parkiran Hotel Amanda. Saat tiba di TKP, Polisi menemukan dua orang pelaku sedang berdiri. Merasa ada Polisi, Ayen kemudian menjatuhkan kotak rokok Marlboro yang di pegangnya. Tak mau terkecoh, Petugaspun segera mengambil kotak rokok yang dibuang Ayen dan memeriksa kotak rokok tersebut dan ditemukanlah di dalam kotak rokok Marlboro berisi sabu dan alat hisapnya sabu.

Menemukan sabu tersebut, kemudian Polisi segera mengamankan kedua pelaku dan segera membawa keduanya beserta barang bukti ke Mapolres Tebing Tinggi, guna untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, jelas Sagala.

Di hadapan penyidik keduanya tidak dapat mengelak dan mengakui bahwa sabu tersebut benar milik mereka yang baru dibeli dari Leden, warga Jln Kartini, sebesar Rp. 300, lanjut Sagala.

Kini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tebing Tinggi guna untuk menjalani pemeriksaan dan keduanya diancam dengan pasal 112 ayat 1 subs 127 UU RI No 35 tahun 2009/tentang Narkotika. (Dav/Red)