Sistem Berubah, Pangkat Tak Lagi Melekat pada Individu PNS

0
1
Ilustrasi PNS/Foto: ANTARA FOTO/ADENG BUSTOMI
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah menyiapkan bahan perumusan kebijakan pangkat, gaji, tunjangan dan fasilitas pegawai negeri sipil (PNS). Hal ini merupakan amanat dari Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Plt Karo Humas BKN Paryono mengatakan, melalui aturan tersebut sistem kepangkatan PNS akan direformasi. Pangkat tidak lagi melekat pada seorang individu PNS.

Hal ini selaras dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Pada PP itu disebutkan pangkat merupakan kedudukan yang menunjukan tingkatan jabatan.

Hal tersebut didasarkan pada tingkat kesulitan, tanggung jawab, dampak dan persyaratan kualifikasi pekerjaan yang digunakan sebagai dasar penggajian.

“Pada sistem sebelumnya, pangkat melekat pada orang atau PNS (tingkat seseorang PNS). Sementara pada sistem pangkat ke depan, pangkat melekat pada jabatan (tingkatan jabatan),” katanya dikutip dalam keterangan persnya, Jumat (27/11/2020).

Paryono mengatakan, pengaturan pangkat ini memang saling terkait dengan gaji PNS. Apalagi sistem penggajian PNS ke depan juga akan mengalami perubahan.

“Secara substansial, perubahan sistem penggajian yang semula berbasis pangkat, golongan ruang dan masa kerja menuju ke sistem berbasis pada harga jabatan (job price) yang  didasarkan pada nilai jabatan (job value). Dijana nilai jabatan diperoleh dari hasil evaluasi jabatan (job evaluation) yang menghasil kan kelas jabatan atau tingkatan jabatan yang selanjutnya disebut dengan pangkat,” ujarnya.

Dengan begitu dapat dipastikan ke depan pangkat PNS akan berubah jika berganti jabatan. Sementara sistem saat ini, pangkat PNS tidak akan berubah jika berganti jabatan karena melekat pada individu PNS.

 

Sumber : iNews.id