Siswi SMP di Sibolga Dicabuli Kekasih di Perkuburan, Orang Tua Berang Lapor Polisi

0
74
Ilustrasi anak korban cabul. (Net)
Dijual Rumah

Sibolga, buktipers.com – Seorang siswi SMP menjadi korban pencabulan kekasihnya pelajar SMK di Sibolga, Sumatera Utara. Ibu korban yang mengetahui kejadian ini tak terima dan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan, peristiwa itu terungkap, ketika ibu korban Sri Wardani (30) warga Kelurahan A Parombunan mencari putrinya yang belum pulang rumah usai minta izin beli kue, Sabtu (27/3/2020) pukul 23.00 WIB.

“Anak ibu ini keluar rumah pukul 20.00 WIB dengan alasan beli kue. Tapi sampai jam 23.00 WIB tidak pulang sehingga dicari ibunya,” ujar Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin, Senin (30/3/2020).

Dia mengatakan, ibu korban menemukan anaknya berdiri seorang diri di Jalan SM Raja Kelurahan Panca Dewa Sibolga. Namun karena menaruh curiga, ibu ini membawa putrinya ke salah satu rumah sakit untuk memeriksa kondisi kesehatannya.

“Hasil pemeriksaan paramedis, alat kelamin korban lecet serta ditemukan bercak sperma,” katanya.

Setelah didesak, korban mengakui telah disetubuhi kekasihnya berinisial HAT. Mendengar pengakuan putrinya, ibu korban berang dan mendatangi rumah HAT. Tetapi orang tua HAT tidak meresponsnya. Lalu, orang tua korban melaporkan kasus ini ke Polres Sibolga.

R Sormin menjelaskan, perbuatan cabul itu terjadi ketika HAT mengajak korban bertemu di dekat tempat ibadah, Jalan SM Raja Sibolga.

“Korban kemudian datang diantar seorang temannya laki-laki ke lokasi yang sudah disepakatinya kemudian bertemu pelaku,” ucapnya.

Seusai bertemu, pelaku membawa korban berjalan naik ke perbukitan sebuah lokasi pekuburan, tepatnya di belakang Kantor Pemerintah Sibolga.

“Teman laki-laki korban tidak ikut dan hanya menunggu di bawah. Di lokasi pekuburan itu, pelaku melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap korban,” ujar R Sormin.

Dalam kasus ini, pelaku yang diamankan usai mendapat laporan tidak dilakukan penahanan. Sebab dijamin namuj dijerat Pasal 76E Jo pasal 82 ayat (1) UU Nomor 35/2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23/ 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Untuk barang bukti sudah diamankan berupa satu lembar fotokopi akta kelahiran atas nama korban dan satu helai celana tidur warna biru,” kata Kasubbag Humas Polres Sibolga.

 

Sumber : iNews.id