SMPN 1 Botomuzoi Sangat Butuh Perhatian Pemerintah

0
635
IMG-20171015-WA0009

BuktiPers.Com – Nias (Sumut)

Dunia pendidikan sangat dibutuhkan oleh generasi nusa dan bangsa demi tercapainya program pemerintah dalam dunia pendidikan 9 Tahun dengan adanya dukungan dari berbagai pihak baik dari orangtua siswa, guru dan lingkungan sekolah dan lebih-lebih perhatian pemerintah sangat dibutuhkan demi kemajuan sekolah untuk menciptakan generasi yang handal kedepan.

Seperti hal yang diutarakan Kepala Sekolah SMPN 1 Botomuzoi, Kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias, Sumatera Utara Fao aro Mendrofa sangat membutuhkan perhatian Pemerintah di sekolahnya, baik dari tingkat Pemerintah Pusat, Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Daerah setempat, karena sekolah ini sangat keterbatasan maupun kekurangan tenaga Guru PNS yang Spesialis, SMPN 1 Botomuzoi ini beralamat di Desa Ononamolo Talafu, Kecamatan Botomuzoi, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Botomuzoi (Faogo aro red) di ruang kerjanya, Sabtu (14/10) kemarin kepada BuktiPers.Com, beliau menjelaskan bahwa sekolah yang dia pimpin ini sangat membutuhkan tenaga Guru PNS yang spesialis, karena selama ini tenaga guru PNS sangat terbatas.

“Saya sangat membutuhkan perhatian Pemerintah untuk menyediakan guru-guru PNS yang Spesialis di sekolah SMPN 1 Botomuzoi ini sebanyak 19 orang untuk tenaga mengajar serta tiga orang pegawai PNS di bagian tata usaha agar bisa menciptakan generasi siswa/i yang cerdas dan handal kedepan,” ujarnya.

Ditambahkannya bahwa di sekolahnya hanya 5 orang guru PNS dan Guru GTT (guru tidak tetap) hanya 14 orang sedangkan jumlah siswanya 326 orang, dengan banyaknya siswa, tenaga yang mengajar sangat terbatas.

“Di sekolah ini kita berkehendak agar dapat mencetak banyak prestasi untuk masa depan anak, tidak hanya menamatkan siswa saja dengan nilai-nilai tinggi di RAPOR atau di Ijazah, tapi juga memberikan bekal yang bisa diandalkan untuk Generasi yang sangat Handal di masa depan,” tegasnya Kasek.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Atobali Laoli, via telepon selularnya terkait kekurangan tenaga guru PNS yang dimaksud di SMPN 1 Botomuzoi ini, namun belum berhasil karena HPnya tidak bisa dihubungi karena tidak aktif.
(Aro Ndraha/Red)