Sosok Veranita Yosephine Sinaga, Wanita Berdarah Batak Jabat Presiden Direktur AirAsia Indonesia

0
227
Veranita Yosephine Sinaga, Dirut AirAsia Indonesia. Sumber: twitter.com/itb1920
Dijual Rumah

Samosir, buktipers.com – Veranita Yosephine Sinaga adalah satu dari sedikit perempuan di tanah air yang memimpin industri penerbangan dalam negeri, AirAsia Indonesia.

Perempuan yang kerap menjadi inspirator dan pembicara di banyak seminar ini memiliki darah Batak dengan marga Sinaga.

Perempuan akrab disapa Vera ini memiliki karier cemerlang sebelum bergabung dengan AirAsia Indonesia pada Juli 2019 sebagai Deputy CEO AirAsia sampai dipromosikan sebagai Presiden Direktur AirAsia Indonesia tiga bulan berselangnya.

Mengutip dari newsroom AirAsia, Veranita Yosephine Sinaga meraih gelar MBA dari INSEAD dan Sarjana Teknik Industri dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ia diakui oleh UN Women dengan penghargaan HeForShe pada tahun 2016 untuk karyanya dalam menciptakan dunia yang setara gender.

Veranita sangat percaya pada keragaman dan ingklusivitas sebagai faktor kunci keberlangsungan dalam bisnis.

Di Maskapi Low Cost Carrier yang memiliki motto “Now Everyone Can Fly” ini Vera memiliki misi memperjuangkan kolaborasi pemangku kepentingan dalam mendorong keberlanjutan ekonomi melalui pariwisata, yang telah membuat AirAsia Indonesi menerima pengakuan formal atas kontribusinya dalam mengembangkan konektivitas Lombok dari Gubernur NTB tahun 2019.

Vera juga memainkan peran integral dalam memimpin upaya transformasi lokal di Indonesia saat perusahaan berkembang di luar transportasi udara dengan menawarkan layanan perjalanan dan gaya hidup serta layanan keuangan.

Ditemui seusai mengaktifkan kembali rute perjalanan Jakarta – Silangit PP di Samosir, Minggu (5/9/2022), Veranita menyampaikan harapannya saat pulang ke kampung halaman.

“Saya mau menyampaikan kepada perempuan-perempuan Batak yang ada di Danau Toba, Sumatera Utara, Indonesia dan di mana pun berada bahwa perempuan itu bisa melakukan apa saja selama kita serius dan berusaha maksimal. Tidak ada batasan untuk berkarya dan berekspresi dengan talenta yang dimiliki,” kata Vera.

Vera sendiri sudah lama merencanakan pulang kampung ke tanah Batak dan menggandeng UMKM Pengrajin Kain Tradisional Ulos dan meningkatkan traffic wisata ke Danau Toba. Namun sayang adanya Pandemi COVID-19, menghambat niatnya itu.

“Saya senang banget ini. Sudah lama berencana pulang kampung ini, sejak 2019. Tapi karena gara-gara COVID-19,” katanya.

Mengutip dari laman Linkedin, Karier Veranita sempat menjabat sebagai Sales Manager di British American Tobacco Indonesia (2001-2006), Berbagai Jabatan Sales di Danone (2006-2017), Sales Director di Kraft Heinz Company (2017-2019), serta Presiden Direktur/CEO PT AirAsia Indonesia (2019-saat Ini).

Veranita juga menjabat sebagai Ketua Penerbangan Berjadwal Indonesia (INACA) mulai Maret 2020-saat ini.

 

Sumber : tribunnews.com