Beranda Politik Suami-Istri Caleg PDIP Lolos jadi Anggota DPRD Asahan

Suami-Istri Caleg PDIP Lolos jadi Anggota DPRD Asahan

122
0
Suami-istri menjadi Caleg DPRD Asahan dari PDIP, Rosmansyah dan Nur Anisah Pulungan. Keduanya dipastikan lolos menjadi Anggota DPRD Asahan. Tribun Medan/Fatah Baginda Gorby

Buktipers.com – Medan

Dua sejoli pasangan suami istri Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, berhasil menjadi Anggota DPRD Asahan.

Keduanya yakni Rosmansyah beserta sang istri, Nur Anisah Pulungan dan Armen Margolang bersama Yenni Manik.

Kedua pasang suami – istri tersebut berhasil menduduki kursi DPRD Asahan dari dapil berbeda.

Rosmansyah misalnya, berkutat di Dapil Asahan VI yaitu Kecamatan Tinggi Raja, Buntu Pane, Setia Janji, dan Bandar Pasir Mandoge.

Sedangkan sang istri Nur Anisah Pulungan, berkompetisi di Dapil Asahan yaitu Kecamatan Air Joman, Silau Laut dan Tanjung Balai.

Kepada Tribun/www.tribun-medan.com, Rosmansyah menjelaskan, awalnya hanya ia yang berniat menjadi caleg. Namun, karena Undang-Undang mengharuskan adanya kuota perempuan yakni 30 persen, sang istri turut serta.

“Ternyata di dalam perjalanan istri bergerak silaturahmi dan ternyata diterima di masyarakat, alhamdulillah,” katanya, Kamis (13/6/2019).

Baca Juga!  Berikut 4 Parpol Tanpa Caleg Eks Koruptor

Rosmansyah menjelaskan ia bersama sang istri pada masa kampanye fokus di masing-masing daerah pemilihan.

Namun Rosmansyah mengaku menjadikan sang istri sebagai rekan diskusi dalam menghadapi konstituen.

“Kami sering berdiskusi meskipun berbeda dapil, bagaimana menghadapi persoalan yang ada di masyarakat ,bagaimana penyampaiannya dan itulah yang disampaikan kepada masyarakat,” katanya.

Rosmansyah mengatakan, meskipun ia beserta sang istri duduk menjadi Anggota DPRD,namun keluarga khususnya anak-anak tetap tak luput dari perhatian utama.

“Pada masa kampanye kami membagi waktu kadang menitipkan anak ke tempat neneknya. Kalau menjadi Anggota DPRD kan tidak 24 jam di luar, anak-anak tentu harus tetap diperhatikan,” katanya.

Dikatakannya,ia bersama sang istri terkadang berbeda pendapat membahas sebuah masalah.

“Istri saya ini latar belakangnya aktivis, sehingga kami sering diskusi,beda pendapat kan biasa,” ujarnya.

Rosmansyah juga menjelaskan ia beserta sang istri akan menjunjung tinggi profesionalitas dan menjaga amanah yang diemban.

Baca Juga!  Harimau Muncul di Labuhan Batu Utara, BBKSDA Pasang Camera Trap

“Kami akan dapat membedakan yang mana kehidupan pribadi dan mana sebagai wakil rakyat,” katanya.

Menurut Rosmansyah, ia beserta sang istri akan fokua dalam pemberdayaan masyarakat yakni pembekalan Sumber Daya Manusia (SDM).

Sementara itu Yenni Manik Caleg DPRD terpilih menjelaskan awal ketertarikannya mendaftar sebagai calon legislator yang sebelumnya telah didahului sang suami, Armen Margolang.

Yenni mengaku awalnya ia tak menyangka dapat terpilih menjadi Anggota DPRD Asahan.

“Awalnya, kami tidak berniat maju berdua. Suami saja yang maju,” katanya.

Yenni menjelaskan, ia awalnya mengisi kuota wanita saja. Namun, setelah memahami bahwa mekanisme perhitungan suara dengan sistem suara terbanyak,barulah ia all out turun ke lapangan tiga bulan terakhir.

Yenni yang ikut berkompetisi di Dapil Tujuh Asahan, yang meliputi Kecamatan Sei Kepayang, Kecamatan Pulo Rakyat, Bandar Pulau, Aek Kuasan, Aek Songsongan, Rahuning dan Kecamatan Aek Ledong ini mengaku dirinya hanya underdog pada pileg lalu.

Baca Juga!  Proyek Pagar di Satu SD Silangkitang Tanpa Plang

“Namun berkat diskusi dengan suami yang juga incumbent dan senior saya termotivasi. Bayangkan saja lawan saya senioran dan petahana,” katanya.

Yenni menjelaskan ia beserta sang suami, yang juga bertarung di Dapil V Asahan, tekah membuat komitmen bersama.

“Ya kami pada saat kampanye kemarin telah membagi pos-pos pengeluaran untuk biaya kampanye tanpa mengurangi anggaran keluarga yang rutin,” ucapnya.

Bagi Yenni anak-anak telah diberikan pengertian mengenai rutinitas Anggota DPRD.

“Anak-anak alhamdulillah mengerti. Saya dan suami juga akan membedakan waktu tugas dan quality time untuk keluarga,” tambahnya.

Dikatakannya, saat di DPRD nanti ia dan suami mungkin saja, berbeda pendapat menanggapi permasalahan.

“Yang jelas nanti kami akan profesional sesuai tupoksi masing-masing,” pungkasnya.

Sumber : tribunnews.com

Loading...