Sudah Dikasih Tumpangan Menginap, HP Dan Sepeda Motor Pemilik Rumah Di Larikan

0
350
Dijual Rumah

Buktipers.com – Pringsewu (Lampung)

Air Susu dibalas air tuba, mungkin inilah pepatah yang pantas di berikan kepada Yatino (36) warga Desa Karang Rejo Kecamatan Bunga Mayang Lampung Utara, sebab telah diberi tumpangan menginap di rumah Sri Heni Winarsih (58), pelaku masih tega melarikan Sepeda motor dan Handphone milik orang yang telah memberikannya tumpangan.

Hal ini terungkap saat Yatino berhasil diringkus oleh personil unit reskrim Polsek Gading Rejo, Polres Tenggamus.

“Awalnya saya melihat pelaku tidur di emperen Pasar Gading. Karena iba saya membawa dia ke rumah saya. Namun dua hari dirumah saya dia malah mencuri sepeda motor dan HP anak saya” ujar Sri Heni Winarsih kepada personil kepolisian.

Kapolsek Gading Rejo, AKP Sarwani kepada Buktipers.com, Minggu (2/9/2018) menyebutkan tersangka diringkus berdasarkan Laporan Korban pada tanggal 28 Agustus 2018 yang lalu.

“Alahamdulillah kemarin Sabtu (1/9/18) sekitar pukul 01.00 tersangka dapat ditangkap di Pasar Candimas Kecamatan Abung Selatan Lampung Utara,” ungkap AKP Sarwani mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma, SIK. M.Si.

Lanjutnya, dari tangan tersangka turut diamankan barang bukti sepeda motor Honda Beat Nopol B 3883 BDB berikut kunci kontak dan STNKnya.

Kapolsek menjelaskan, adapun kronologis kejadian pada hari Minggu tanggal 19 Agustus 2018 di rumah korban Dusun Purwosari Pekon Tegalsari Kecamatan Gadingrejo. Dimana tersangka Yatino yang sebelumnya selama 2 hari menginap dirumah korban.

“Pada hari itu sekitar pukul jam 05.00 Wib tersangka sudah tidak ada lagi dan pintu rumah korban sudah terbuka serta barang-barang milik korban berupa sepeda motor berikut STNK dan kunci kontak yang ditaruh di celana anak korban sudah hilang,” jelasnya.

Selain itu tersangka juga mengambil satu unit handphone merk Mitto warna Hitam, sehingga korban mengalami kerugian senilai Rp 9 juta.

Yang mana Kunci Kontak sepeda motor tersebut diambil oleh pelaku dari kantong celana anak korban yang tergantung di kamar. “Namun korban baru melapor ke Polsek Gading Rejo pada Selasa tanggal 28 Agustus 2018,” tandasnya AKP Sarwani.

Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Gading Rejo guna penyidikan lebih lanjut.

Sementara berdasarkan pengakuan tersangka, dia sangat menyesal karena mengambil-barang milik korban, yang diakuinya sangat baik dan memberikan tempat menginap terhadapnya.

“Cuma ingin menguasai barang-barang itu, saya menyesal dan akan membayarnya dengan hukuman ini,” tutur bujangan berprofesi buruh tersebut.

Namun apapun itu bentuk penyesalannya, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya merugikan orang lain, tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (nang/red)