Supriadi Menangis kepada Anggota Dewan, Minta Kades Perdamean Diaktifkan

0
6
Perwakilan warga Desa Perdamean menyerahkan bukti dukungan kepada Komisi I DPRD Deliserdang.
Dijual Rumah

Deliserdang, buktipers.com – Sejumlah warga Desa Perdamean, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, menilai selama 2 periode (12 tahun) menjabat sebagai Kepala Desa, Toni Hasudungan Sitorus, cukup baik.

Diantaranya dalam hal mengurus administrasi dan kelengkapan lainnya untuk kepentingan masyarakatnya di 11 dusun, Kades Toni sangat proaktif.

Hal ini dipaparkan Supriadi, perwakilan warga Desa Perdamean, di ruang Komisi I DPRD Deli Serdang, Selasa (19/7/2022).

Dalam pertemuan dengan  Ketua Komisi I DPRD Deli Serdang, Wastiana Harahap didampingi Sekretaris Komisi, Saiful dan anggota komisi, Siswo Adi Suwito yang merupakan anggota dewan 6 periode, sambil terisak, Supriadi mohon SK Bupati Nomor 510 Tahun 2022 tentang Pemberhentian Sementara Kepala Desa Perdamean, dicabut.

“Mohon dicabut SK dan disampaikan kepada Bupati Deli Serdang. Mohon diaktifkan kembali secepatnya kepala desa kami,” bilangnya dengan haru.

Suara Supriadi pun terdengar serak menahan tangis.

Ruang komisi yang dipenuhi 30 orang perwakilan warga mendadak hening. Tidak lama berselang salah seorang perwakilan warga, Basuki angkat bicara.

“Kades Toni tidak memandang ras. Sejak kepemimpinan Toni warga tetap bersatu. Meski dirinya telah diskorsing, Toni tetap berbuat melakukan pembangunan di desa,” ujar Basuki, pria berkumis tebal yang duduk tidak jauh dari tempat duduk Supriadi.

Sementara, Ketua Komisi I Wastiana Harahap akan mengupayakan rekomendasi berdasarkan kajian-kajian yang matang untuk disampaikan kepada Bupati.

“Tentunya akan ada pertemuan lanjutan untuk membahas permasalahan ini,” bilang wanita berjilbab, mantan Kadis Pendidikan Deli Serdang tersebut.

Usai mendengarkan penjelasan dari para anggota dewan, sebelum membubarkan diri pulang ke Desa Perdamean, dengan mengendarai mobil dan sepeda motor, warga menyerahkan bukti dukungan seribu tandatangan warga terhadap Toni H Sitorus untuk kembali memimpin desa mereka kepada anggota dewan.

Diberitakan, Toni Hasudungan Sitorus dijatuhi sanksi tegas oleh Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan selama 6 bulan (31 Mei hingga 31 November 2022).

Sehingga pertanggal 1 Juni 2022, persisnya beberapa hari setelah dilantik menjadi Kades terpilih periode 2022-2028, Kades 3 periode tersebut tidak lagi menjabat sebagai Kades karena telah diberhentikan sementara oleh Bupati Ashari, sesuai dengan SK Bupati Nomor 510 Tahun 2022 tentang Pemberhentian Sementara Kepala Desa Perdamean.

 

(Rel/ML.hrp)