Tabrakan Kapal di Perairan Brandan, 1 Nelayan Tewas dan 1 Hilang

0
3
Polisi Perairan Langkat saat mencari nelayan yang belum ditemukan akibat tabrakan kapal motor.(Foto: ANTARA/HO)
Dijual Rumah

Langkat, buktipers.com – Kecelakaan laut terjadi di sekitar perairan Brandan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (4/11/2020) malam. Dalam kejadian ini satu nelayan meninggal dan seorang lagi masih dalam pencarian.  Informasi diperoleh, tabrakan kapal melibatkan KM Deli Jaya dengan Nomor Selar: GT.105 No.1564/PPa dari gabion Belawan dengan sampan jaring gembung asal Desa Bubun, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Langkat.

Paur Subbag Humas Polres Langkat Aiptu Yasir Rahman menjelaskan, sampan jaring gembung ini membawa  empat awak yakni Irfan Om (45) tekong (selamat), Abdullah (30) ABK (selamat), Johan (25) ABK (hilang) dan Irfan (40) ABK (meninggal).

Kronologi bermula saat sampan sedang labuh jaring di sekitar boring Perairan Brandan. Kemudian sekitar jarak satu mil laut kapal pukat teri KM Deli Jaya berjalan lurus ke arahnya.

“Awak sampan jaring gembung berupaya memberi kode keberadaan mereka namun tekong kapal pukat teri tidak menyadari hingga terjadi tubrukan,” ujarnya Kamis (5/11/2020).

Polisi Perluas Areal Pencarian Usai tabrakan, awak kapal pukat teri KM Deli Jaya langsung memberikan pertolongan kepada para korban.

“Ditemukan dua orang selamat atas nama Irfan Om dan Abdullah serta satu meninggal dunia. Untuk korban bernama Johan belum tidak ditemukan. Selanjutnya para awak yang ditemukan dibawa menuju Pelabuhan Belawan untuk dievakuasi,” ujarnya.

Sementara posisi terakhir sampan jaring gembung di amankan di dermaga DitPol Airud Belawan pada Kamis (5/11/2020) pukul 00.40 WIB. Sementara KM Deli Jaya Nomor Selar : GT.105 Nomor.1564/PPa sandar di Gudang Bincuan Gabion Belawan.

 

Sumber : iNews.id