Tak Ikut Bimtek Saksi, Panwaslu Usulkan Tidak Bisa Masuk TPS

0
331
Ketua Panwaslu Girsip, Jesron Sihotang (kiri), didampingi Lenny Rajagukguk dan Runggu Samosir, di Sekretariat Panwaslu, Jalan SM Raja Atas, Kompleks Lapangan Golf, Sabtu (9/3/2019).
Dijual Rumah

Buktipers.com – Simalungun (Sumut)

Panwaslu Kecamatan Girsang Sipangan Bolon (Girsip) sedang menggodok bahan untuk bimbingan teknis (Bimtek) dan direncanakan memberikan piagam kepada seluruh saksi partai parpol (Parpol), yang bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Hal ini kami laksanakan sebelum pelaksanaan pemungutan suara, pada 17 April 2019 mendatang, dan piagam bimtek ini akan menjadi acuan kami nantinya kepada saksi yang bisa menjadi saksi di TPS,”jelas Ketua Panwaslu Girsip, Jesron Sihotang, didampingi Lenny Rajagukguk dan Runggu Samosir, di Sekretariat Panwaslu, Jalan SM Raja Atas, Kompleks Lapangan Golf, Sabtu (9/3/2019).

Pada saat rapat koordinasi yang diadakan Bawaslu Simalungun di Sapadia Hotel Siantar, beberapa waktu lalu, lanjut Jesron, pihaknya  sudah menyampaikan, sekaligus mempertanyakan saat – saksi parpol yang tidak ikut bimtek, maka mereka usulkan tidak diperbolehkan  masuk kedalam lingkup TPS.

Sebab bagi kami, pelatihan bagi saksi parpol ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para saksi mengenai aturan, mekanisme pemungutan dan penghitungan suara yang lebih baik dan harus mengikuti aturan dan mekanisme yang ada selama berada didalam TPS. Jadi pelatihan ini kami rencanakan dalam waktu dekat pada bulan Maret  ini juga, papar Jesron.

Kendati sampai saat ini kita menunggu arahan dari Pimpinan Bawaslu Simalungun terkait akan ada  saksi parpol, saksi calon DPD, dan  saksi pasangan calon presiden, diharapkan setiap peserta Pemilu, ada dana untuk menghadirkan saksi. Maka prediksinya diperkirakan akan ada sekitar 20-an saksi yang perlu dilatih di tiap TPS, tambahnya.

Ketua Bawaslu Simalungun, M Choir Nazlan Nasution, kepada jajaran Panwaslu Kecamatan juga berharap, supaya mempersiapkan pelatihan saksi ini sebaik mungkin. Dan kita sadar, bahwa tugas tersebut tentu menambah pekerjaan kita, dikarenakan  berbarengan pula dengan masa-masa kampanye, kata Choir.

Kendati demikian, pelatihan saksi ini menjadi urgenitas yang harus kita laksanakan, agar Pemilu ini lebih berintegritas dan berkualitas, dan keberadaan saksi itu benar-benar sangat dibutuhkan dan jangan hanya menerima rekapitulasi belaka. Tetapi mari saksikan dengan baik, bagaimana penyelenggaraan Pemilu itu di TPS anda masing-masing, kata Ketua Bawaslu Simalungun itu.

Untuk Kecamatan Girsip yang selama ini dikenal sebagai kota wisata Danau Toba Parapat, Jesron kembali menambahkan, pihaknya juga akan memberikan pelayanan dan pengawasan yang terbaik, jikalau ada wisatawan yang berkeinginan memberikan hak pilihnya di kota itu.

Tentu mereka mengikuti mekanisme yang ada dan jangan lupa silahkan menghubungi PPS atau KPPS setempat, setelah anda berada di kota wisata Danau Toba Parapat dan sekitarnya, ujarnya.

“Mari berikanlah hak suaranya, lalu berwisataria lah sesuka hati di Danau Toba,”seru Jesron Sihotang.

(Stg)