Tak Kunjung Bayar Gaji Perangkat Desa, Ngutra Minta Bupati Tindak Tegas Pejabat dan Bendahara Desa Ohoiel

0
156
Sekretaris BSO, Ngutra.
Dijual Rumah

Maluku Tenggara, buktipers.com – Nasib yang sangat memprihatinkan, kembali diterima 10 orang perangkat Desa Ohoiel, Kecamatan Kei Besar, Kabupaten Maluku Tenggara.

Pasalnya, perangkat yang juga memiliki peran tugas dan fungsi penting, selaku Badan Seniri Ohoi (BSO) ini, tidak diperhatikan oleh pimpinan desa setempat.

Kenyataannya, selama empat bulan bekerja, Pejabat Kepala Desa Ohoiel, belum juga membayar gaji mereka.

“Selaku perangkat desa, kami merasa tidak dihargai. Kami telah bekerja semaksimal mungkin, namun  pembayaran gaji belum juga terealisasikan,”keluh Sekretaris BSO, Ngutra, ketika diwawancarai buktipers.com, di Kei Besar, Sabtu (4/7/2020), lalu.

Ngutra sangat sesalkan kepemimpinan Kepala Desa maupun bendahara setempat.

Kecuali kami tidak kerja, boleh tahan gaji kami, tetapi selama ini, kami melaksakan tugas dan fungsi kami sebagai perangkat desa dan tetap terlaksana dengan baik, ungkapnya.

Tindakan Pejabat Kades itu, dicurigai Ngutra, bersama sembilan orang rekannya karena bisa saja dana tersebut telah dicairkan, namun tak kunjung dibayarkan kepada mereka.

Masih katanya, sempat salah seorang dari 10 orang staf itu menuntut haknya kepada bendahara dan Kepala Desa agar segera direalisasikan, namun tidak dihirauan. Malahan membentak seakan-akan tidak peduli nasib dari sepuluh staf ini, ujarnya.

“Titus Betaubun (Kades) bersama bedahara, Melianus Betaubun, seakan-akan mau mehilangkan hak kami, 10  orang ini, selama empat bulan. Untuk itu, saya selaku sekertaris BSO, tidak menerima tindakan mereka itu,”tegas Ngutra.

Mereka sangat berharap kepada Bupati Maluku Tenggara, agar menindak tegas Penjabat Kepala Desa dan Bendahara Desa Ohoiel, yang tidak memperhatikan nasib perangkat desa dan mengingat selalu mecermarkan nama Perintah Daerah dan bahkan  menakuti BSO di Desa Ohoiel.

 

(Yulius Maturan)