Tak Punya Biaya Berobat, Keluarga Santika Manurung Curhat Sama Ketua DPRD Sergai

0
2
Marcelina Santika Manurung curhat sama Ketua DPRD Sergai, Muhammad Riski Ramadhan Hasibuan, lewat vidio call, Selasa (14/9/2021).
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Marcelina Santika Manurung (18), gadis kecil tamatan SMP hingga saat ini masih bergelut dengan penyakit benjolan di beberapa bagian tubuhnya.

Keterbatasan biaya memaksa putri dari Sondang (52) untuk tidak melanjutkan perobatan. Hal tersebut terungkap saat curhat dengan Ketua DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Muhammad Riski Ramadhan Hasibuan, lewat vidio call, Selasa (14/9/2021).

Sondang mengatakan, dirinya sudah mencoba mengobati penyakit anaknya ke salah satu Rumah Sakit di Medan. Hasil diagnosa dokter, kata Sondang, anaknya mengidap sakit tumor jinak. Pada bagian hidung ada sedikit perubahan (sedikit mengecil) namun dibagian tubuh lainnya seperti tangan masih nampak benjolan yang kian hari membesar.

Selain bercerita akan kondisi anaknya yang tidak melanjutkan pendidikan, kepada Ketua DPRD, Sondang mengatakan, kalau dirinya sudah ditinggal suaminya, alm Bangun Manurung sembilan bulan yang lalu.

Bahkan kepada Riski Ramadhan, ibu yang sehari-hari mencari nafkah dengan cari lidi sawit untuk dijual mengaku kalau keluarganya sudah tidak mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sejak bulan April 2021 ini. Ketika ditanyakan kepada pihak Pemerintah Desa, alasannya ada kesalahan data.

Marcelina Santika Manurung (18), saat bersama ibunya.

Atas curhatan tersebut, Riski yang tampak prihatin berjanji akan segera berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai terlebih Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial.

Ketua DPRD yang juga berjanji akan datang ke kediaman Santika tak lupa memberikan semangat kepada keluarga Sondang.

“Harus semangat ibu, beri semangat kepada Santika, support dia agar mau melanjutkan sekolah agar kelak menjadi kebanggaan orang tua,” ucap Riski yang dalam video call sedang dalam perjalanan.

Sementara itu, secara khusus kepada wartawan, Sondang mengatakan, kalau sejak usia dua tahun anaknya sudah nampak tanda-tanda sakit di bagian wajah tepatnya hidung.

Santika tidak punya sebelah tulang rawan dibagian hidung. Sudah pernah dioperasi ke Rumah Sakit Medan karena semakin membesar. Pihak dokter saat itu mengatakan benjolan dibagian lain tidak perlu dioperasi karena terutama bagian lengan masih aktif.

Sementara Santika juga berharap, kiranya ada solusi terbaik buat dirinya dan keluarganya. Dia juga mengaku sudah tidak mau melanjutkan sekolah karena kasihan dengan ibunya yang tidak memiliki biaya.

 

(ML.hrp)