Tangis Pecah di Langkat, Nelayan Pukat Layang Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

0
1
Petugas dibantu warga mengevakuasi mayat nelayan yang ditemukan mengambang di laut. (Foto: M Hijrah Lubis)
Dijual Rumah

Langkat, buktipers.com – Tangis keluarga pecah ketika melihat mayat Gaparuddin Nasution (55) yang ditemukan setelah dinyatakan hilang selama tujuh hari.

Nelayan pukat layang ini ditemukan tewas mengambang di tengah laut, Perairan Pangkalan Susu Langkat, Kamis (29/7/2021).

Jasad Gaparuddin warga Pasar Pompa Lingkungan 7 Kelurah Sei Bilah, Kecamatan Sei Lepan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) ditemukan oleh nelayan asal Desa Kelantan, Perlis.

Saat itu dia melihat sosok mayat mengapung di tengah laut dengan kondisi wajah tidak dapat dikenali.

Dari penemuan jasad itu, Perlis langsung menghubungi keluarga korban dan Sat Polairud Polres Langkat. Mendapat laporan itu, personel Sat Polairud langsung turun ke lokasi penemuan mayat yang berjarak sekitar 10 mil dari Pangkalan Berandan.

Mengunakan kapal cepat langsung mengevakuasi jasad korban ke Markas Polairud setempat. Sebelum dievakuasi ke atas Markas Polairud, petugas memberikan kesempatan melihat kepada keluarga dan istri untuk memastikan jasad nelayan malang itu adalah Gaparuddin yang dilaporkan hilang tujuh hari.

Saat itulah, tangis keluarga nelayan pukat tersebut pecah. Kemudian petugas Polairud Polres Langkat dan Marinir 8 Tangkahlagan langsung mengevakusai ke mobil ambulans membawa jasad Gaparuddin ke rumah duka.

Kasat Polairud Polres Langkat, Iptu Heri Edianto mengaku mendapatkan informasi dari nelayan menemukan sosok mayat di daerah perairan Pakalan Susu.

“Mendegar informasi tersebut, kami langsung bergerak mengunakan kapal patroli untuk mengevakuasi mayat nelayan yang sudah dalam keadaan rusak,” katanya.

Saat dilakukan evakuasi dari sampan mesin nelayan terkendala cuaca buruk di tengah laut, sehingga dilakukan pengawalan hingga sampai ke Markas Sat Polairud Polres Langkat.

Sebelumnya, nelayan pukat layang ini dilaporkan sudah tujuh hari tenggelam di perairan langkat. Pencarian telah dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas Sumut, Sat Polairud dan marini 8 Tangkah Lagan.

 

Sumber : iNews.id