Tangkap 3 Orang Pengedar Narkotika dengan Barang Bukti Sabu 1 Kg, Ini Penjelasan Kapolres Labuhanbatu

0
210
Kapolres Labuhanbatu saat memperlihatkan salah seorang tersangka.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan SIK MH, didampingi Wakapolres, Kompol Taufik, Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sutepu SH MH, Kapolsek Kotapinang, AKP Bambang Gunanti Hutabarat, gelar konferensi pers, terkait pengungkapan kasus narkotika oleh Unit Reskrim Polsek Kotapinang, di Aula Polres Labuhanbatu, Senin (8/3/2022).

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Deni Kurniawan menerangkan, unit Reskrim Polsek Kotapinang berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis  sabu seberat 1065,22 gram.

Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 3 orang tersangka yakni, MR (42) dan MR alias Capek (41), warga Kampung Baru III, Kelurahan Kotapinang, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Kemudian IP, alias Iwan (38), warga Dusun I Pangkatan, Desa Pangkatan, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu.

“Ketiganya kita amankan beserta barang bukti,”ujar AKBP Deni.

Adapun barang bukti yang disita, 1 (satu) bungkus plastik besar Klip yang berisikan kristal putih diduga Narkotika jenis sabu dengan berat bruto 508,06 gram, 5 (lima) paket sabu dilakban coklat berat bruto 544,18 gram, 3 (tiga) paket sabu diplastik klip berat bruto 12,64 gram, dan 1 (satu) paket sabu diplastik klip berat bruto 0,14 gram, serta 1 unit Handphone Nokia warna hitam dengan nomor SIM 085275517651.

“1 unit timbangan elektrik warna silver,1 buah mancis warna hijau yang terpasang jarum, 1 buah pipet berbentuk skop, 1 buah kaca pirek bekas bakaran yang berisikan kristal putih diduga Narkotikan jenis sabu, 1 buah dompet warna abu-abu merah,1 unit Handphone Android merek OPPO warna hitam dengan Nomor SIM 085358347948, 1 unit Handphone merek Hammer warna Hitam dengan nomor SIM 082182389505, 3 buah sobekan kertas kado, 1 unit Sepeda Motor Honda Beat warna Magenta Hitam No Polisi BK 4263 AIX dan 1 buah plastik asoi warna putih,”papar AKBP Deni.

Pengungkapan kasus ini, lanjut AKBP Deni, diawali penangkapan tersangka MR, di Kampung Baru III. MR (tersangka I) baru selesai membeli satu paket sabu 0,14 gram. Kemudian, dari MR dikembangkan kembali, dan unit Reskrim Polsek Kotapinang, berhasil menangkap tersangka MR alias Capek.

MR alias Capek ditangkap di rumahnya dengan barang bukti 3 paket sabu seberat 12,64 gram.

Selanjutnya dikembangkan ke jaringan di atasnya, bernama IP, di Simpang Tanjung Medan Kampung Rakyat. Dari IP, petugas unit Reskrim Kotapinang berhasil menyita 6 paket sabu seberat 1052,22 gram yang disimpan dalam bagasi sepeda motornya.

“Saat melakukan pengembangan kembali, tersangka IP melakukan perlawanan dan membahayakan petugas. Sehingga dalam keadaan terpaksa, petugas mengambil langkah melumpuhkan IP dengan menembak kaki sebelah kiri tersangka IP. Saat ini IP sedang diberikan perawatan,”jelas AKBP Deni.

Ketiga tersangka dipersangkakan dengan pasal 114 Sub 112 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman masimal 20 tahun penjara. “Terhadap tersangka, kita masih melakukan pendalaman apakah masih ada jaringannya lagi,”tandasnya.

(Syafii Harahap)