Tangkapan Besar, Polres Simalungun Amankan 53,96 Gram Sabu dari Bandar Narkoba Ini

0
1
Foto kedua pelaku dan barang bukti sabu yang diamankan Polisi.
Dijual Rumah

Simalungun, buktipers.com – Unit Sat Narkoba Polres Simalungun berhasil meringkus bandar narkotika jenis sabu-sabu yang menjalankan bisnis haramnya, di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Bandar sabu yang dimaksud adalah SP alias Sontol (34), warga Lingkungan II, Nagori Amansari Barat, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun dan rekannya TR alias Beno (30), warga Lingkungan I, Kelurahan Aman Sari Timur, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun.

Pengungkapan kasus narkotika ini berawal dari informasi adanya dugaan seorang laki-laki yang merupakan bandar narkoba di wilayah Serbalawan dengan wilayah peredaran di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kecamatan Bandar Huluan dan Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada hari Kamis (23/6/2022), pukul 11.00 WIB, personel Satresnarkoba Polres Simalungun melakukan penyelidikan dan berhasil menyergap pria yang diketahui berinisial SP, di Gubuk Kolam Pancing Nagori Amansari, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun, ujar Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Adi Haryono, SH, dalam keterangan persnya, Jumat (24/6/2022).

Dalam penangkapan itu, lanjut Adi, petugas berhasil mengamankan 3 (tiga) bungkus plastik klip sedang dan 115 (seratus lima belas) bungkus plastik klip kecil yang berisi diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat brutto total 53,96 (lima puluh tiga koma sembilan puluh enam) gram, 1 (satu) kaleng warna nikel, 10 (sepuluh) plastik klip kosong, dan 1 (satu) unit Handphone merk Samsung warna hitam.

“Dari pengakuan pelaku, sabu diperoleh dari seorang laki-laki yang bertemu di pinggir jalan umum di daerah Kota Indra Pura, Kabupaten Batu Bara,” jelasnya.

“Selanjutnya, barang bukti narkotika dan tersangka dibawa ke Mako Polres Simungun guna dilakukan proses hukum selanjutnya,”tambahnya.

Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat Pasal 114 ayat (2) Yo Pasal 112 ayat (2) dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2000 tentang Narkotika.

“Tersangka terancam hukuman 20 Tahun Penjara. Terhadap pemasok sabu tengah dalam pengerjaan petugas,” pungkasnya.

(rel)