Tarif Listrik 3.000 VA Mau Naik, Ini Cara Basmi ‘Vampir’ Biar Tagihan Aman

0
1
Foto: Getty Images/iStockphoto/Thurtell
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Tarif dasar listrik golongan 3.000 VA ke atas akan naik. Hal ini telah dipastikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Meski begitu, belum ada informasi lebih lanjut mengenai berapa besar kenaikan tarif listrik tersebut.

Menghadapi kekhawatiran akan tagihan listrik yang semakin membludak setelah adanya kenaikan ini, penting bagi kita untuk mulai terbiasa melakukan langkah-langkah penghematan energi. Salah satu cara paling ampuh ialah dengan membasmi ‘vampir listrik.’

Vampir listrik adalah alat-alat elektronik yang masih menghisap energi walau sudah dimatikan, atau standby power. Vampir listrik inilah yang membahayakan tagihan listrik di rumah kita, membuat kita boros energi sehingga tagihan listrik menjadi mahal.

Dalam pernyataannya kepada detikcom pada tahun 2016 silam, pengamat energi Aris Yunanto mengungkapkan bahwa vampir-vampir listrik ini membuat tagihan listrik per bulan lebih boros sekitar 5% hingga 8%. Energi yang disedot vampir listrik tak terasa, sedikit demi sedikit menjadi bukit.

“Total pemborosan dari vampir listrik mungkin 5-8% dari tagihan per bulan. Jadi misalnya tagihan per bulan Rp 1 juta, bengkak Rp 80.000 per bulan,” ujar Aris kepada detikcom, Senin (24/10/2016) silam.

Yang membuat vampir listrik ini juga berbahaya ialah kemunculannya yang sering kali tidak disadari karena kebiasaan-kebiasaan sederhana. Misalnya setelah mengisi baterai handphone, banyak orang yang tidak mencabut charger dari stop kontak, hanya mencabut handphone saja.

“Banyak yang membiarkan vampir energi di dalam rumah. Misalnya daripada menyalakan terus lampu, mending buka jendela dan gorden biar terang. AC, TV, stereo set yang standby, juga charger handphone yang tidak dicabut juga vampir listrik,” ujar Aris.

Untuk mengusir vampir listrik atau vampir energi ini dari rumah, caranya sederhana saja yaitu dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan memboroskan energi. Kita juga bisa memulai kebiasaan dengan meminimalisir penggunaan alat-alat bertenaga listrik dan menggunakan energi alternatif dari alam. Seperti penggunaan cahaya matahari untuk menggantikan fungsi lampu di siang hari, kemudian membuka jendela agar angin bisa masuk dan menggantikan peran AC.

“Semuanya kembali pada kesadaran kita,” tutup Aris.

 

Sumber : detik.com