Tega! Ibu Kandung dan Ayah Tiri Kabur Tinggalkan Anak di Rumah Warga

0
24
Lela seorang bocah perempuan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang diduga mengalami penyiksaan dari ibu kandung dan ayah tirinya. (Foto: iNews/Normansyah)

Sampit, buktipers.com – Seorang bocah perempuan bernama Lela di Ketapang Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah diduga mengalami penyiksaan dari ibu kandung dan ayah tirinya. Bocah malang ini ditelantarkan orang tuanya dengan menitipkannya ke rumah seorang warga.

Sekujur tubuh Lela mengalami luka lebam dan berdarah. Orang tua Lela langsung kabur menggunakan sepeda motor saat menitipkan Lela ke warga.

Bocah perempuan ini pun diberikan pertolongan oleh sejumlah warga di Jalan Kopi Selatan, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.

Sri Hartini seorang warga mengatakan, saat berjualan gorengan di depan rumahnya tiba-tiba didatangi seorang wanita dan dua orang pria yang tidak dikenal. Mereka datang dengan menggunakan dua sepeda motor kemudian langsung menititipkan bocah malang tersebut kepadanya.

“Saat itu orang yang menitipkan tersebut sempat menyebutkan nama salah seorang warga di sana dan minta supaya anaknya tersebut diserahkan kepada warga yang namanya disebutkan itu. Namun usai berkata demikian ketiga orang tersebut langsung kabur menaiki sepeda motor,” kata Sri Hartini Minggu (23/8/2020).

Menurutnya, hampir di sekujur tubuhnya mengalami luka lebam dan luka berdarah di kening serta pipinya.

“Tidak hanya itu tangan kiri korban diduga tulangnya mengalami keretakan akibat dipelintir oleh ayah tirinya,” ucapnya.

Sementara menurut korban Lela, dirinya hampir setiap saat mengalami penyiksaan dari ibu kandungnya bernama Yanti dan bapak tirinya Anto.

“Penyiksaan terakhir saya rasakan pada Sabtu (22/8/2020) malam,” ucap Lela.

Saat itu, orang tuanya marah hanya karena Lela minta diantarkan buang air kecil ke kamar mandi.

Kasus penelantaran dan penyiksaan anak ini langsung mendapat respon dari publik di Sampit. Saat ini bocah malang tersebut sudah mendapat perlindungan dari LSM Lentera Kartini Sampit yang selama ini dikenal sebagai lembaga sosial yang bergerak di Bidang Perlindungan Anak dan Perempuan.

Kasus ini juga sudah ditangani Polres Kotawaringin Timur dan tengah melakukan penyelidikan. Polisi juga mengejar orang tua kandung dan ayah tiri pelaku yang masih belum diketahui keberadaannya.

 

Sumber : iNews.id