Tekab 308 Polres Tulang Bawang Tangkap 3 Pelaku Curat Burung Kicau

0
159
Ketiga pelaku curat (tertunduk) dan barang bukti yang diamankan Polres Tulang Bawang.
Dijual Rumah

Tulang Bawang, buktipers.com – Team khusus anti bandit (Tekab) 308 Polres Tulang Bawang, berhasil mengungkap pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) burung kicau.

Kasat Reskrim, AKP Sandy Galih Putra, SH, SIK, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP Andy Siswantoro, SIK mengatakan, tindak pidana curat burung kicau tersebut, terjadi pada hari Jum’at (15/5/2020), lalu, pukul 01.00 WIB, di garasi rumah korban.

“Adapun identitas korban Buharie (38), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Akibatnya, korban mengalami kerugian burung kicau jenis kacer warna hitam putih, yang ditaksir seharga Rp. 7,5 Juta,” ujar AKP Sandy, Minggu (17/5/2020).

Kasat Reskrim menjelaskan, korban baru mengetahui, kalau burung kicau jenis kacer miliknya, telah hilang saat korban akan memasang kain kerudung, ke sangkar burung tersebut, pagi hari, pukul 06.00 WIB. Ternyata burung sudah tidak ada lagi di dalam sangkarnya.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut, ke Mapolres Tulang Bawang dan petugas langsung berangkat menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Dari hasil olah TKP, didapatkan rekaman closed circuit television (CCTV) sehingga diketahui ciri-ciri pelakunya.

“Berkat keuletan dan kegigihan petugas kami di lapangan, hari Sabtu (16/5/2020), sekira pukul 02.00 WIB, tiga orang pelaku berhasil ditangkap di rumahnya masing-masing,” jelas AKP Sandy.

Lanjutnya, ketiga pelaku tersebut, berinisial HO (17), berprofesi buruh, NF (24), wiraswasta dan AM (29), wiraswasta. Mereka merupakan warga Kampung Agung Dalem, Kecamatan Banjar Margo.

Kasat Reskrim menerangkan, adapun peran dari para pelaku curat ini, yaitu pelaku HO yang mengambil burung kicau jenis kacer di garasi rumah korban yang dilakukannya sendirian. Lalu pelaku HO ini, meminta tolong kepada pelaku NF untuk menjualkan burung tersebut dan dibelilah burung kicau ini oleh pelaku AM dengan harga Rp. 900 Ribu.

“Uang hasil penjualan burung kicau jenis kacer tersebut, lalu dibagi oleh pelaku HO dan NF. Dengan rincian, pelaku HO mendapatkan bagian Rp. 500 ribu dan pelaku NF mendapatkan bagian Rp. 400 ribu,” terang AKP Sandy.

Saat ini, para pelaku sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang. Untuk pelaku HO, dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana, sedangkan pelaku NF dijerat dengan Pasal 363 Jo Pasal 55 KUHPidana dan pelaku AM, dijerat dengan Pasal 480 KUHPidana, tutup Kasat.

(Jun)