TELAN 30 M RUSUNAWA PRINGSEWU JADI SARANG HANTU, WABUP : NANTI KORDINASI DINAS TERKAIT

0
84
Loading...

BuktiPers.Com – Pringsewu (Lampung)

Telan anggaran 30 M gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (RUSUNAWA) bantuan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PuPera) tahun 2016 tak kunjung berpenghuni.

Bangunan gedung menjulang tinggi berada dikomplek perkantoran pemkab Pringsewu
dengan ketinggian 5 lantai terdiri 120 ruangan (kamar) diperuntukkan bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah berkeluarga dan belum memiliki tempat tinggal namun belum ada kejelasan dari pemkab Pringsewu sehingga menjadi sarang hantu.

Penelusuran awak media dilokasi bangunan gedung rusunawa sangat disayangkan bangunan yang sudah berdiri sejak 2017 lalu dan sudah berisi perlengkapan seperti kasur, lemari dan meja hingga kini belum dimanfaatkan, justru dibiarkan begitu saja sehingga di tempati hantu untuk sementara.

Baca Juga!  Anggota Koramil 08/Adipala, Ikut Serta Sukseskan Program Pelayanan Terpadu Keliling

Dari keterangan beberapa warga sekitar pemkab Pringsewu, Minggu (05/08/2018) berbagai macam jawaban saat awak media meminta tanggapan, sangat menyayangkan sekali bangunan yang sudah selesai tetapi belum ditempati terkesan mubazir serta buang-buang anggaran.

“Kalau gedung rusunawa tidak ada kejelasannya kapan mau ditempati jadi terkesan hambur hamburkan uang, bagaimana dengan perencanaan awalnya,” ucap Wanto.

“Banyak sudah warga Pringsewu yang sering lalu lalang di perkantoran Pemda Pringsewu, mereka mengatakan, mendengar di bangunan rusunawa ada suara aneh-aneh, bangunan sebagus itu kenapa dibiarkan tanpa penghuni, amat disayangkan apabila rusunawa dijadikan rumah hantu,” ucap Iman.

Dari beberapa jawaban warga sekitar pemkab Pringsewu tokoh masyarakat Suyudi saat dihubungi awak media lewat telepon selulernya, Senin (06/08/2018) angkat bicara terkait mangkraknya bangunan gedung rusunawa yang jadi sarang hantu dan belum ada kejelasan.

Baca Juga!  Menyalahi Aturan, Bangunan Diatas DAS Harus Di Bongkar

“Seharusnya Pemkab harus mengambil sikap tegas bagunan itu untuk siapa, sudah lama berdiri tapi nggak dihuni, kalau memang peruntukannya buat rumah tinggal, kenapa dibiarkan saja, lantas siapa yang merawat, sayang jika lama kelamaan tak dirawat bangunanya jelek dan rusak itu dana rakyat,” tegasnya.

Berkait hal ini wakil bupati Pringsewu DR Fauzi seusai peresmian kas daerah Jumat kemarin mengatakan, rencananya akan berkumikasi dengan instansi terkait serah terima dan pemanfaatan Rusunawa.mudah mudahan segera mungkin ditempati.” ungkap Fauzi.

Lanjutnya, “Selain PNS bergolongan rendah, rusunawa juga akan ditempati tenaga kontrak. Jadi bisa juga ditempati yang lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Rusunawa memang sudah selesai tahun lalu, namun belum bisa ditempati karena ada beberapa yang belum terpenuhi, kendala saat ini hanya tinggal nunggu waktu, segera mungkin akan segera ditempati,” tutupnya. (Nang/Red)

Loading...