Tempat Wisata di Bandar Lampung Dilarang Beroperasi, Mal Tutup Pukul 17.00

0
5
Ilustrasi Tempat Wisata di Bandar Lampung. Tempat wisata di Bandar Lampung dilarang buka selama PPKM Mikro. [IST]
Dijual Rumah

Bandar Lampung, buktipers.com – Tempat wisata di Bandar Lampung dilarang beroperasi hingga 20 Juli 2021.

Larangan tempat wisata di Bandar Lampung beroperasi ini seiring pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Selain tempat wisata yang dilarang beroperasi, jam operasional mal dan pusat perbelanjaan di Bandar Lampung juga dibatasi.

Sebelumnya mal, pusat perbelanjaan, supermarket di Bandar Lampung diperbolehkan buka hingga pukul 20.00.

Kini mal, pusat perbelanjaan dan supermarket hanya boleh beroperasi hingga pukul 17.00.

“Kebijakan ini mulai hari ini sampai tanggal 20 Juli ke depan,” kata Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, Selasa (6/7/2021) dilansir dari ANTARA.

Usaha restoran dan tempat makan juga dibatasi jam operasionalnya hingga pukul 20.00 WIB.

Itu pun rumah makan tidak boleh melayani makan di tempat melainkan hanya boleh dipesan melalui aplikasi online.

“Saya mohon maaf sebelumnya karena kenyamanan masyarakat sudah pasti akan terganggu karena kebijakan ini,” kata Eva Dwiana.

Eva meminta maaf kepada masyarakat atas pemberlakuan aturan ini.

Menurutnya kebijakan ini diambil semata-mata untuk keselamatan warga Bandar Lampung.

Apalagi, kata Eva, Bandar Lampung kini sudah masuk zona merah penyebaran COVID-19.

Untuk itu Eva berharap masyarakat untuk mematuhi aturan ini agar Bandar Lampung segera keluar dari zona merah.

“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat maka kita bisa sama-sama keluar dari zona merah. Ini tidak gampang bahkan situasi zona merah ini cukup membuat saya sedih,” kata dia.

Menurutnya, dalam kondisi seperti ini lebih baik masyarakat banyak melakukan aktivitasnya dari rumah saja bila tidak terlalu penting.

Dengan demikian secara tidak langsung mereka telah menjaga keselamatan keluarganya maupun lingkungan sekitar.

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa Pemerintah memperketat penerapan PPKM Mikro di luar Jawa dan Bali.

Dimana terdapat 43 kabupaten/kota yang dikenakan pengetatan ini mulai dari 6 Juli  sampai 20 Juli 2021 yang salah satunya Kota Bandar Lampung.

 

Sumber : ANTARA/Suara.com