Terima Usulan Pemkab Sergai Atasi Banjir, Ini Kata Deputi RR BNPB Pusat

0
49
Deputi RR BNPB Pusat, Jarwansyah ketika menerima utusan dari Pemkab Sergai menyampaikan usulan yang diminta.
Dijual Rumah

Sergai, buktipers.com – Sesuai janji Deputi Rehabilitasi dan Rekonstrksi (RR) Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Pusat, Jarwansyah yang langsung meninjau kondisi banjir di Sei Rampah, akhir bulan Nopember 2021 lalu, dimana dirinya meminta pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai (Sergai) segera membuat proposal atau usulan kepada BNPB Pusat, guna mengatasi bencana banjir di Sei Rampah.

Untuk itu, atas petunjuk Bupati Sergai Darma Wijaya, diminta Kepala Dinas (Kadis) PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Sergai, Johan Sinaga, di dampingi Staf Ahli Bulan Simanungkalit untuk membuat sekaligus mengantar usulan yang dimaksud ke Sekretariat BNPB Pusat di Jakarta.

Demikian disampaikan oleh Kadis PUPR Sergai, Johan Sinaga kepada media ini, melalui pesan WhatsApp, Senin (6/12/2021).

“Sesuai permintaan Deputi RR BNPB Pusat, hari Kamis dan Jum’at yang lalu melakukan paparan di kantor BNPB Pusat di Jakarta, dan ketika itu di hadapan Deputi RR BNPB dan staf lainnya. Dokumen usulan penanganan Tanggul Sei Belutu diterima oleh Deputi RR, dan beliau tetap optimis dan berharap pekerjaan ini bisa terlaksana di bulan ini perbaikannya. Guna  mengantisipasi dan mengurangi resiko banjir terhadap masyarakat di Sergai, khususnya di Sei Rampah dan Tanjung Beringin,” jelas Johan.

Seperti pernah diberitakan, saat itu Deputi RR BNPB Pusat, Jarwansyah didampingi Kepala BPBD Provinsi Sumut, Abdul Haris Lubis, meninjau kawasan yang tergenang banjir dan sekaligus melihat kondisi pengungsi di tenda darurat, pada hari Minggu (28/11/2021) lalu, sekitar pukul 19.30 WIB.

Keterlambatan Deputi RR BPNP Pusat, Jarwansyah ke Sergai akibat pesawat yang ditumpanginya delay lebih dari 3 jam, sehingga malam baru melihat kondisi banjir di Sei Rampah.

Berdasarkan rekaman hasil wawancara dengan Deputi RR BNPB Pusat, Jarwansyah mengatakan, “tadi kita sudah minta kepada Kadis PUPR Sergai untuk segera membuat usulan atau semacam proposal, guna secepatnya mengatasi banjir ini dan kita tunggu dalam minggu ini. Secepatnya akan kita proses, agar banjir ini bisa cepat surut dan ini tugas BNPB mengatasi bencana”.

Kalau kita tunggu BWS (Balai Wilayah Sungai) yang memang menjadi kewenangan mereka, pasti anggarannya belum ada dan tahun depanlah. Kasihan masyarakat yang rumahnya kebanjiran dan harus mengungsi, makanya kalau cepat dibuat usulan maka cepat pula dikerjakan, tandas Jarwansyah.

Hen Sihombing (62), warga Sei Rampah yang akrab disapa Babiat Sihombing, mengomentari persoalan ini, Senin (6/12/2021) siang mengatakan,” capek kami warga di Sei Rampah ini dibola-bola sama orang pusat, yang katanya uang sebesar Rp 400 milyar sudah ada ditangan, tapi nyatanya tak juga dikerjakan oleh BWS Sumatera II. Jadi, harapan kami berikutnya dari BNPB Pusat, dan semoga cepat dikerjakan agar derita ribuan warga yang sudah lebih dua bulan terendam banjir, bisa segera menempati rumah mereka kembali”.

 

(ML.hrp)