Terkait Penggerebekan Mie Berformalin, Disebut Permintaan Dari Pedagang

0
682
IMG-20170803-WA0002

BuktiPers.Com – Pematangsiantar (Sumut)

Masalah mie yang berformalin yang ditangkap Balai POM Medan di Kota Pematangsiantar meresahkan masyarakat. Hal ini diminta masyarakat agar tidak terulang kembali.

Salah seorang warga S.Sinaga, Jumat (4/8/2017) saat dimintai keterangannya mengatakan kalau tertangkapnya mie berformalin sangat membahayakan masyarakat dan hal ini membuat resah masyarakat karena dampak formalin bagi kesehatan tubuh manusia sangat berbahaya.

Tambah warga Jln. Nagur Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara ini kalau dirinya biasanya sarapan pagi dengan Mie goreng, akan tetapi terungkapnya mie berformalin ini membuat dirinya tidak lagi sarapan mie kuning yang digoreng tersebut.

S. Sinaga meminta pihak Dinas Kesehatan dan Kepolisian memberikan sanksi yang berat kepada pelaku. Agar hal ini tidak terulang kembali.

Saat dimintai Tanggapan Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar melalui Kabidnya Urat H Simanjuntak mengatakan kalau Dinas Kesehatan Kota Siantar selalu melakukan pemeriksaan rutin kepada industri yang memilki ijin, bukan hanya kepada pemilik ijin saja dilakukan pemeriksaan akan tetapi yang tidak memiliki ijin juga dilakukan pemeriksaan.

Tambahnya lagi menurut informasi dari pemilik yang pernah disurvei bahwa permintaan mie formalin lebih banyak dipesan oleh para pedagang. Dan yang tidak berformalin tidak diterima oleh para pedagang karena takut rugi jika mie tidak habis. Itu juga pihak Dinas tetap melakukan pembinaan kepada para pedagang.

“Menurut Balai POM Medan kalau mie berformalin yang ditangkap dibagi menjadi 3 kemasan yakni kemasan merah dengan dosis formalin tinggi dan kemasan biru dengan dosis formalin sedang sedangkan kemasan polos mie berdosis formalin rendah.” Kata Urat menjelaskan.

Urat juga menjelaskan kalau Dinas Kesehatan Siantar tidak dapat menindak, hanya dapat memberikan himbauan dan pembinaan. Dan Industri yang tertangkap tersebut kebanyakan tidak memiliki Ijin PIRT. (Rey/Red)