Terkait Program Pamsimas III Tahun 2020 di Kampung Warga Indah Jaya Diduga Bermasalah, Ini Kata  Gede Sujana

0
77
Program Pamsimas III Tahun 2020 di Kampung Warga Indah Jaya diduga bermasalah.

Tulang Bawang, buktipers.com – Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III tahun 2020, di Kampung Warga Indah Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, diduga bermasalah.

Betapa tidak, dugaan tersebut dicurigai, setelah adanya pernyataan dari Ketua Kelompok Keswadayaan Masyarakat (KKM) setempat, kepada beberapa awak media.

Dikatakan, bahwa sebagian dana program Pamsimas tersebut, seperti incash dan inkind, hanyalah sebatas tulisan di banner belaka.

“Seperti incash dan inkind, itukan cuma bahasanya saja, kalau kami nggak ngambil itu ya, nggak ada. Incashnya hanya sebatas tenaga saja, bahkan APBKam pun nggak tau bakal cair atau tidak. Apakah tahun ini atau tahun depan,”kata Gede Sujana, Ketua KKM Pamsimas, Jum’at (4/9/2020) lalu.

Sementara, diketahui total dana pada program tersebut, mencapai Rp.345.716.000 yang mana terdapat dari beberapa sumber, seperti APBN 70 persen atau sebesar Rp242.000.000, APBKam 10 persen atau sebesar Rp34.572.000. Incash sebanyak 4 persen atau sebesar Rp13.829.000 dan inkind sebanyak 16 persen atau sebesar Rp55.315.000.

Tak hanya itu, sepanjang percakapan awak media dan dirinya, diam-diam Gede merekam pembicaraan awak media tanpa meminta izin terlebih dahulu.

Hal itu dipergoki oleh salah satu wartawan saat lakukan konfirmasi pada saat itu.

Lantaran beberapa kali, Gede membolak-balikkan ponselnya, sembari perlahan mengintip ke arah ponsel yang sedang dalam keadaan merekam.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Lembaga Pemantau Tindak Pidana Korupsi (LP TIPIKOR) Provinsi Lampung, Junerdi DS, sangat menyayangkan ucapan dan perilaku dari oknum Ketua KKM tersebut.

“Tak sepantasnya dia merekam jurnalis yang sedang konfirmasi terhadap dirinya, apalagi tanpa izin. Sekarang kapasitas dia apa? Lembaga, wartawan juga bukan kok, malah terkesan alergi terhadap awak media ya. Jangan –jangan, ada sesuatu yang janggal, sehingga Gede berprilaku sedemikian terhadap jurnalis,”kata Junerdi.

Ia menambahkan, terkait pernyataan Gede mengenai incash dan inkind yang hanya sebatas bahasa saja, itu sangat tidak logis. Menurutnya, pagu anggaran yang sudah jelas ditetapkan, apalagi hingga mencapai puluhan juta sangat tidak mungkin, jika sama sekali tidak ada atau hanya sebatas bahasa saja.

“Itukan anggarannya sudah jelas incash dan ikind yang mencapai puluhan juta, kok malah dikatakan hanya bahasanya saja, ada apa ini? Jangan-jangan, dugaan saya, ada niat tertentu, maka yang bersangkutan bisa mengatakan sedemikian. Hal seperti ini mesti ditindak dan diawasi hingga akhir kegiatan. Khawatirnya nanti, ada anggaran pemerintah yang diselewengkan,”tukas Junerdi.

(Tim)