Terkait Proyek Pengaspalan Dan Galian Pipa PDAM, Kadis PU Tebing Tinggi Sebut Tidak Ada Koordinasi

0
752
20170807054306-ab

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Pasca pengorekan badan jalan yang baru saja diaspal atas pelaksanaan proyek galian pipa PDAM yang bersumber dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Tebing Tinggi, akhirnya membuka aip lama.

Pasalnya, hal itu sudah sering terjadi. Namun, belum satupun yang dikenakan denda, baik proyek pengaspalan maupun proyek galian pipa. Padahal, atas kegiatan itu, pengguna jalan raya selalu kesal dan semakin waspada bila melintasi jalan itu.

Malah, ketika dikonfirmasi wartawan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tebing Tinggi, A.B Siregar, Senin (7/8/2017) sebelum mengikuti rapat dengar pendapat dengan DPRD Kota Tebing Tinggi, mengaku terus terang, bahwa hal itu setiap tahun terjadi atau bukan hal baru.

“Sudah saya ingatkan kepada pengguna anggaran. Baik proyek rutin pengaspalan, maupun proyek pipa PDAM untuk Tahun 2017 harus melakukan koordinasi sebelum bekerja. Tapi, inilah terjadi kembali,” kesal Siregar.

Padahal, kedua kegiatan proyek itu ditampung di satu dinas, yaitu Dinas Pekerjaan Umum Kota Tebing Tinggi. Dikatakan Siregar bahwa beliau sangat sesalkan badan jalan yang sudah dilakukan perbaikan, malah dilakukan pengorekan oleh proyek pipa.

Tentang berapa nilai anggaran dan siapa pemilik proyek Pipa PDAM, Siregar mengaku tidak ingat seluruh kegiatan seraya berjanji akan mengecek dan memanggil pengguna anggaran.

Menanggapi proyek tumpang tindih itu, Ketua LSM Pijar Keadilan Kota Tebingt Tinggi, Ricard Hary Mukti, ditempat terpisah mengaku sangat berharap agar pihak penyidik, baik polisi dan kejaksaan ambil peduli untuk melakukan penyidikan.

“Kedua proyek, baik pengaspalan dan proyek pipa PDAM segera diusut. Sebab, negara dirugikan dan masyarakat pengguna jalan. Bila terjadi kerugian negara atas kondisi itu, kita mendukung sepenuhnya penindakan yang dilakukan agar tidak ada dirugikan,” pintanya. (Dav/Red)