Terkait Rehab 4 Ruang Kelas dan Rumdis SDN 13 Rawa Jitu Utara, Disdik Terkesan Melindungi

0
237
SDN 13 Rawa Jitu Utara (pakai hijab) saat ditemui wartawan.
Dijual Rumah

Mesuji, buktipers.com – Pemberitaan indikasi penyimpangan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019, dalam kegiatan rehabilitasi empat ruang kelas, plus satu unit rumah dinas SDN 13 Rawa Jitu Utara, Mesuji, terus berlanjut, Minggu (22/9/2019).

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mesuji, Yoga Puja, saat dimintai tanggapannya,  malah terkesan melakukan pembelaan terhadap Kepala Sekolah (Kasek), dengan alasan semua pekerjaan itu, sudah sesuai dengan petunjuk RAB yang ada.

“Untuk pekerjaan rehab tidak semuanya harus diganti, lihat kondisinya. Sedangkan di bawah ada fasilitator serta pengawas dinas yang mengawasi. Untuk rangka baja, kita tidak ganti karena kondisinya masih baik dan terkait besi udah diganti besi 12 dan ada fotonya,” tulis Yoga saat diminta tanggapan melalui pesan WhatsApp, Sabtu (22/9/2019), lalu.

Diberitakan sebelumnya, SDN 13 Rawa Jitu Utara, mendapatkan rehabilitasi ruang kelas sebanyak empat lokal, dengan pagu anggaran mencapai Rp.460.000.000. Diduga pelaksanaan proyek itu bermasalah dan tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Pasalnya, ketika awak media turun ke lapangan, banyak ditemukan kejanggalan dalam teknis pengerjaan.

Sementara kegiatan tersebut, menelan dana yang cukup fantasti,s mencapai Rp.460.000.000, yang bersumber dari DAK, anggaran tahun 2019.

Plang proyek rehab 4 ruang kelas dan pembuatan rumah dinas SDN 13 RJU.

Pantauan awak media, Jumat (20/9/2019), banyak ditemukan kejanggalan, seperti penggunaan bahan material kayu, besi dan atap plafon, yang diduga kuat tidak sesuai standar umumnya.

Selain itu, terkait pembangunan rumah dinas yang dianggarkan Rp.140.000.000, diduga pembuatanya asal jadi.

Hal tersebut seperti penggunaan material besi 10 cm, jarak kolom cincin tiang cor ditemukan 23-25 cm, disinyalir menyimpang dari aturan yang telah ditetapkan.

Rehab empat ruang kelas, plus satu unit rumah dinas SDN 13 Rawajitu Utara itu, ditenggarai tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran Biaya (RAB).

Bahkan, kuat dugaan, Kasek ingin meraup keuntungan, demi kepentingan peribadi maupun bersama.

(Tim)