Terpidana Eks Pimpinan DPRD Sumut Bayar Uang Pengganti Rp 355 Juta ke KPK

0
96
Sigit Pramono Asri (Ari Saputra/detikcom)
Dijual Rumah

Jakarta, buktipers.com – Terpidana suap eks Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Sigit Pramono Asri telah membayar pidana uang penganti senilai Rp 355 juta ke KPK. Uang pengganti dari Sigit Pramono itu disetorkan ke kas negara.

“Jaksa eksekutor Josep Wisnu Sigit melakukan penyetoran ke kas negara pembayaran uang pengganti terpidana Sigit Pramono Asri sebesar Rp 355.000.000,” kata Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Uang pengganti dari terpidana kasus suap anggota DPRD Sumut yang menjerat eks Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho itu disetorkan ke kas negara pada 4 Mei 2020. Denda pembayaran uang pengganti senilai Rp 355 juta itu sebagaimana vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta kepada Sigit Pramono.

“Pembayaran uang pengganti tersebut sebagaimana putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor. 28 / Pid. Sus/TPK/2016/PN. Jkt. Pst tanggal 15 Juni 2016 atas nama Terdakwa Sigit Pramono Asri,” ujarnya.

Untuk diketahui, Sigit Pramono divonis 4,5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta pada 2016. Sigit juga dikenai pidana tambahan untuk membayar uang pengganti sebesar Rp 335 juta.

Saat itu, Sigit menjalani sidang putusan bersama dengan tiga eks pimpinan DPRD Sumut yang lain, yakni Ajib Shah, Saleh Bangun, dan Chaidir Ritonga. Mereka divonis 4 tahun hingga 4,5 tahun penjara.

Keempat eks pimpinan DPRD Sumut itu terbukti menerima uang uang dari Gubernur Sumut saat itu Gatot Pujo Nugroho agar menyetujui pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumut Tahun Anggaran (TA) 2012, persetujuan terhadap Perubahan APBD Provinsi Sumut TA 2013, persetujuan terhadap APBD Provinsi Sumut TA 2014, dan persetujuan terhadap APBD Provinsi Sumut TA 2015.

Dalam perjalanan kasus ini, setidaknya ada 60 lebih anggota DPRD Sumut dijerat KPK sebagai tersangka. Para tersangka itu diduga menerima suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho senilai Rp 300-350 juta per orang. Sebagian besar dari para tersangka itu kini sedang menjalani pidana masing-masing setelah divonis bersalah oleh majelis hakim dengan hukuman rata-rata 4 hingga 6 tahun penjara.

 

Sumber : detik.com