Tidak Ada Dokumen Resmi, Ratusan Kayu Ilegal Disita Polda Kalbar  

0
567
Truk yang mengangkut reatusan batang kayu diduga tanpa dilengkapi dokumen.(foto/bayu)
Dijual Rumah

Buktipers.com – Ketapang (Kalbar)

Satu unit kendaraan roda enam itu berjalan lambat, melintasi ruas jalan utama di Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Personel kepolisian yang sedang siaga di sana mencurigai kendaraan tersebut. Selanjutnya kenderaan itu dihentikanlah dan diperiksa. Ternyata, truk tersebut membawa kayu tanpa dilengkapi dokumen resmi.

Kapolda Kalbar, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH.MH, membenarkan adanya penangkapan 1 unit truk bermuatan balok kayu belian sebanyak 152 batang tanpa dilengkapi dokumen resmi di Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang.

Dijelaskannya, ia tidak akan berkompromi dengan para pelaku Ilegal logging, semua yang ilegal akan diproses sesuai koridor hukum.

“Dampak dari ilegal logging sangat luas bagi lingkungan dan ekosistemnya. Polda Kalbar dan jajarannya tidak akan mentolerir kejahatan ilegal ini. Hal ini sudah menjadi komitmen Polda Kalbar yang zero tolerance dan zero illegal,” tegasnya.

Kejadian ini bermula pada Selasa, 23 Oktober 2018 bertepatan di Jalan Raya Toba Balai Bekuak, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau Tim Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kalbar dipimpin Ipda Rahmat mengamankan satu unit truk Mitsubhisi KB 9894 HE yang dikemudikan Sudarso, dan seorang  kernet, Budiadi, yang menurut informasi adik dari pemilik kayu tersebut.

Truk itu mengangkut kayu belian ukuran 8×16 panjang 4 Meter sebanyak 152 batang, tapi tidak dilengkapi dokumen resmi.

Kemudian Tim menanyakan dokumen dan asal usul dari kayu itu, karena tidak bisa menunjukan dokumen, tanpa ragu tim langsung mengamankan sopir truk dan barang bukti kayu untuk proses lebih lanjut.

Saat ini kayu belian 8 ×16 panjang 4 meter dititipkan di Mapolsek Tayan, Sanggau.

“Supir dan kernetnya dibawa ke Polda Kalbar untuk Proses lebih lanjut. Pelaku diduga melanggar psl 83 ayat 1 huruf b UU Nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” kata Direskrimsus Polda Kalbar, Kombes Pol Mahyudi Nazriansyah.(Rls/Bayu/Tim)

 

Editor : Maris