Tidak Bisa Manjat, Hendak Mencuri Sarang Walet Warga Aceh Timur Gol

0
803
2017-08-22 15.40.54

BuktiPers.Com – Tebing Tinggi (Sumut)

Diajak jalan-jalan ke Tebing Tinggi, Sianto (23) warga Dusun Gang Duri, Desa Sunti, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Aceh Timur ditangkap Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi, Kamis (17/8) sekira jam 22.30 WIB karena hendak mencuri sarang walet milik Acai, beserta tiga temannya Suyanto, Sanjaya dan Yanto (sedang DPO) yang juga temannya dari Aceh Timur di Jln. Imam Bonjol, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi.

Informasi yang didapat di Mapolres Tebing Tinggi, Selasa (22/8/2017) sekira jam 10.00 WIB, melalui Kanit Reskrim IPDA Agus Arianto didampinggi Kasubag Humas Polres Tebing Tinggi AKP MT Sagala menjelaskan kronologis kejadian dan penangkapan tersangka.

Saat itu, penjaga malam sarang walet, Muhammad Toha (45) warga Jln. Imam Bonjol, Lingk I, Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir sedang keliling ronda.
Tiba di lokasi, ia melihat suara berisik, kemudian ia menghampiri suara berisik tersebut. Saat melihat ada orang datang, kemudian keempat pelaku langsung lari. Disana di salah satu dinding bangunan, M.Toha melihat ada bor yang menancap didinding dan tali nilon diatas pagar.

Merasa ada maling, Toha langsung menghubungi Wahyu Permadi dan Khairul Amri rekan kerjanya untuk mengejar para pelaku. Saat itulah ketiga penjaga malam berhasil menemukan Sianto salah satu pelaku yang sedang bersembunyi di semak-semak.
Oleh penjaga malam, pelaku lantas dibawa ke Polres Tebing Tinggi, jelas Sagala.

Kepada penyidik, pelaku mengakui bahwa tidak tahu seluk beluk kota Tebing Tinggi. Dikatakannya bahwa baru pertama kali ke Tebing itupun karena diajak temannya.

“Aku baru kali ini kemari dan aku cuma diajak jalan-jalan oleh ketiga temanku yang juga warga Aceh Timur. Dan aku tak tau kalau mau mencuri sarang walet milik Acai ini,” akunya.

Kepada wartawan Sianto yang mengakui bahwa ia tak tahu seluk beluk kota Tebing dan baru bekerja di sebuah pondok kitik-kitik di Sibiru-biru, Deli Serdang milik Br Sembiring sekitar 1,5 bulan. Karena libur HUT RI, Rabu (16/8) sekira jam 16.00 WIB, mengaku diajak oleh ketiga temannya untuk jalan-jalan mengendarai mobil ke Tebing Tinggi.

Tiba di Tebing Tinggi, Sianto mengaku bersama kawannya berjalan kaki menggitari kota. Namun tiba di sebuah banggunan, tiba-tiba ketiga rekannya langsung memanjat pagar untuk masuk pekarangan. Karena Sianto tak bisa memanjat, lantas temannya melemparkan tali nilon yang dibawa mereka, untuk alat memanjat pagar.

Tiba di pekarangan, lantas ketiganya mengeluarkan alat-alat berupa mesin bor, ketam, pacul dan parang yang disimpan di dalam tas mereka. Saat mereka sedang membor dinding sarang walet itu, tiba-tiba datang penjaga malamnya, kemudian ketiganya kabur dengan manjat pagar. Karena Sianto tak bisa manjat, maka dia lari kearah semak-semak, dan di sanalah dia ditangkap oleh ketiga penjaga malam itu.

Kini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Tebing Tinggi, guna untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.Tersangka diancam dengan pasal 363 UU RI tentang pencurian, jelas Sagala. (Dav/Red)