Tiga Bandar Narkotika Diringkus Polisi, 9,54 Gram Sabu Disita

0
41
Foto ketiga orang tersangka dan barang bukti sabu.
Dijual Rumah

Tulang Bawang, buktipers.com – Sebuah rumah yang berada di Kampung Bujuk Agung, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, digerebek petugas gabungan dari Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 dan Satresnarkoba Polres Tulang Bawang.

Pergerbekan rumah ini, berlangsung pada Selasa (2/3/2021), lalu, pukul 23.00 WIB dan berhasil menangkap tiga orang pelaku yaitu dua pria dan satu wanita.

“Selasa malam, petugas menggerbek sebuah rumah yang ada di Kampung Bujuk Agung. Di rumah tersebut, berhasil ditangkap tiga orang yang diduga kuat sebagai bandar narkotika jenis sabu,” ujar Kapolres Tulang Bawang, AKBP Andy Siswantoro, SIK, Minggu (7/3/2021).

Lanjut AKBP Andy, adapun ketiga orang bandar narkotika tersebut, berinisial YS als NS (41), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Wiralaga, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, YX als BX (38), berprofesi tani, warga Kampung Agung Jaya, Kecamatan Banjar Margo dan RA (26), berprofesi ibu rumah tangga (IRT), warga Kampung Bujuk Agung, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Selain berhasil menangkap para pelaku, petugas juga berhasil menyita barang bukti (BB) berupa, satu bungkus plastik klip berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 9,54 gram dan handphone (HP) merk vivo warna hitam.

Kapolres menjelaskan, keberhasilan petugasnya dalam mengungkap para pelaku peredaran gelap narkotika jenis sabu ini, merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan di wilayah Kecamatan Banjar Margo.

Didapat informasi, bahwa sebuah rumah di Kampung Bujuk Agung sering digunakan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu.

“Petugas langsung berangkat menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan penggerbekan. Hasilnya, tiga orang bandar narkotika berikut BB narkotika jenis sabu berhasil diamankan,”jelas AKBP Andy.

Para pelaku saat ini sudah ditahan di Mapolres Tulang Bawang dan dikenakan Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Sub Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun, tutupnya.

(JN)