Tiga Pilar Plus Kecamatan Tanah Jawa Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Banjir

0
568
IMG_20171011_104626

BuktiPers.Com – Simalungun (Sumut)

Tiga Pilar Plus Kecamatan Tanah Jawa Plus menggelar rapat koordinasi bersama pihak PTPN IV dengan warga Nagori Marubun Jaya, Nagori Totap Majawa dan Nagori Bah Jambi II Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun, membahas bagaimana cara menanggulangi banjir akibat air hujan yang berasal dari Areal perkebunan PTPN IV. Selasa (10/10/2017) kemarin sekira pukul 09.00 WIB, di Aula Wira Pratama Mapolsekta Tanah Jawa.

Rapat dihadiri Camat Tanah Jawa Horas Doloksaribu, SP, Kapolsekta Tanah Jawa Kompol A. Siringoringo, SH, MH, Kasat Intelkam Polres Simalungun AKP R. Sihotang, Danramil 10 Balimbingan Kapten Leo Sianturi, Anggota DPRD Tk. II Simalungun Dadang Pramono, SP, Manager PTPN IV Kebun Marihat Wis Pramono Budiman, Pangulu Nagori Totap Majawa Erlisa Br Sinaga, Pangulu Nagori Marubun Jaya Sarinah, Pangulu Nagori Bah Jambi II Indra P. Saragih, Koordinator Masyarakat Perduli Banjir Edy Suwitno, S.Ag, serta Perwakilan masyarakat tiga Nagori yang terkena banjir, yakni Nagori Marubun Jaya, Nagori Totap Majawa dan Nagori Bah Jambi II (lebih kurang 25 orang).

Dalam kegiatan tersebut, Koordinator Masyarakat Perduli Banjir Edy Suwitno, S.Ag menyampaikan bahwa tiga Nagori (Nagori Marubun Jaya, Nagori Totap Majawa dan Nagori Bah Jambi II) yang berada di hilir Perkebunan PTPN IV Kebun Marihat dan PTPN IV Kebun Balimbingan, bila tiba musim penghujan selalu mengalami banjir kiriman dari Areal PTPN IV Kebun Marihat dan dari Areal PTPN IV Kebun Balinbingan, sehingga akibat kondisi banjir yang sangat deras, akibat air hujan yang berasal dari areal Perkebunan PTPN IV itu mengakibatkan kerusakan lahan pertanian, jalan umum dan bangunan milik warga serta yang paling parah hingga merusak jalan penghubung ke Dusun Suka Selamat sehingga saat ini dusun tersebut terisolasi.

Selain itu, Edy Switno juga menyampaikan bahwa Tim Perduli Banjir telah melakukan Peninjauan ke lokasi sumber air yang berasal dari beberapa titik yang ada di Areal Perkebunan PTPN IV Kebun Marihat dan PTPN IV Kebun Balimbingan.

Sementara, masyarakat Perduli Banjir meminta kepada pihak Perkebunan PTPN IV maupun Instansi terkait bersama-sama mencari solusi penyelesaian untuk mengatasi banjir di tiga Nagori tersebut dengan cara membuat tanggul tanggul penahan air dibeberapa titik di areal perkebunan dan mengalihkan aliran air hujan dari Areal Perkebunan ke aliran sungai Kasindir maupun sungai Andarasi.

Menanggapi permintaan tersebut, Manager PTPN IV Kebun Marihat Wis Pramono Budiman sekaligus mewakili Perkebuanan PTPN IV menyampaikan bahwa PTPN IV bersedia mengatasi permasalahan banjir yang dialami oleh ketiga Nagori yang berasal dari Areal Perkebuanan PTPN IV dan mengajak warga agar bersama-sama turun ke lapangan mencari titik-titik sumber air, guna mencari bagaimana solusi/ cara mengatasi air tersebut agar jangan meluap ke pemukiman warga.

Dadang Pramono, selaku anggota DPRD Tk. II Simalungun juga menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun telah berupaya mengatasi permasalahan banjir dengan membangun beberapa tanggul maupun saluran yang telah menelan biaya milayaran rupian, namun pembangunan tersebut tidak efektif dan terkesan sia-sia. Dadang juga menyampaikan perlunya kerjasama semua pihak, guna mencari solusi penyelesaian agar dapat mengendalikan aliran air hujan sehingga tidak mengakibatkan banjir/ kerusakan di permukiman/ jalan umum maupun di lahan persawahan milik masyarakat. (01/Red)