Tim Gabungan Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ungkap Peredaran Sabu dari Perairan Selat Malaka

0
2
Polres Labuhanbatu saat menggelar press release.
Dijual Rumah

Labuhanbatu, buktipers.com – Tim Gabungan Satres Narkoba Polres Labuhanbatu berhasil mengamankan dua orang Nelayan dan menyita sabu dengan berat brutto 25 Kg lebih, atau selamatkan 2,5 Juta jiwa Anak Bangsa.

Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti SIK melalui PA Kasi Humas IPTU Agus E menyampaikan tindak lanjut penyelidikan narkotika sabu, di wilayah Polsek Panai Tengah yang diawali dengan informasi yang beredar di masyarakat, bahwa adanya tas berisi narkotika yang ditemukan Nelayan, di Perairan Sungai Barumun Tanjung Lumba Lumba Pantai Timur Pulau Sumatera, pada 22 Juli 2022 lalu.

Selanjutnya, personil Polsek Panai Tengah melakukan penyelidikan dengan cara mewawancarai Nelayan yang menemukan dan menyewa dua unit boat, lalu menyita 20 bungkus sabu yang disimpan Nelayan tersebut.

Sejak tanggal 23 Juli 2022 hingga 31 Juli 2022, Tim Gabungan Polres Labuhanbatu yang dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu, Kanit I IPTU Eko Sanjaya, Kanit II IPDA Sujiwo Satrio dengan Tim Ditres Narkoba Polda Sumut, dipimpin Kanit II Subdit II AKP Abdi Harahap melakukan penyelidikan secara intensif dan berhasil mengamankan dua tersangka berinisial AS (Agus Salim), 37 Tahun, warga Dusun IV Desa Sei Merdeka, Kecamatan Panai Tengah Labuhanbatu dan JI (Jainal Arifin), 46 Tahun, warga Dusun IV Desa Sei Merdeka Kecamatan Panai Tengah.

Dari pengembangan ke dua tersangka ini akhirnya dapat disita lagi 4 bungkus sabu yang telah disimpan di plastik asoy hitam dengan berat 3.603,34 gram.

Dan kedua tersangka mengakui perbuatannya sengaja mencari tas berisi sabu setelah mendapat informasi dari kawan – kawannya yang berprofesi sebagi Nelayan.

Lalu setelah berhasil menjaring, menyimpan dan menyisihkan dan dengan tujuan untuk dijual nantinya sebagai modal buat usaha.

Terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar pasal 112 Ayat 2 UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Terhadap kedua tersangka masih dilakukan terus pengembangan oleh Tim Gabungan Ditres Narkoba dengan Polres Labuhanbatu, seperti disampaikan Kapolres Labuhanbatu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti,SIK melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu didampingi KBO IPTU Elimawan Sitorus, Kanit I IPTU Eko Sanjaya, Kanit II IPDA Sujiwo Satrio, dan Kaurmintu, IPDA CH. Suhartono.

Adapun barang bukti yang disita dari kedua tersangka yaitu satu tas besar warna biru berisi 20 bungkus sabu dengan berat 19.255,4 netto, 1 plastik berisi 4 bungkus sabu dengan berat 3.603,34 gram netto, satu plastik klip berisi sabu 2,5 gram netto dan satu unit sampan kayu bermesin dompeng 6 PK, serta satu gulung jaring ikan, alat yang dipergunakan kedua tersangka.

 

(Syafii Harahap)